Jember,- Wakil Ketua Ombudsman RI, Rahmadi Indra, mengapresiasi layanan Home Care yang dijalankan seluruh Puskesmas di wilayah Kabupaten Jember.

Menurutnya, inovasi tersebut menjadi contoh pelayanan publik yang mampu menghadirkan layanan kesehatan langsung kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan yang memiliki keterbatasan mobilitas.

Apresiasi itu disampaikan Rahmadi saat memantau penyelenggaraan pelayanan publik di Puskesmas Sumberbaru, Rabu (5/8/26) siang.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tugas Ombudsman RI dalam mengawasi pelayanan publik sekaligus memantau implementasi Gerakan Nasional Pelayanan Publik (GNPP) di daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Rahmadi meninjau langsung alur pelayanan di puskesmas, mulai dari loket pendaftaran hingga ruang pemeriksaan.

Ia juga berdialog dengan tenaga kesehatan, pasien, dan keluarga pasien untuk mengetahui kualitas layanan yang diberikan.

Tak hanya itu, Rahmadi turut mendampingi tim medis saat turun langsung memberikan layanan Home Care kepada sejumlah warga di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru.

Mereka diantaranya adalah Nitam (61), penyintas stroke, Harnanik (32), penyandang gangguan jiwa (ODGJ), serta Nuryani, penyandang disabilitas.

Ketiganya merupakan warga yang membutuhkan pendampingan kesehatan secara rutin karena keterbatasan kondisi fisik maupun sosial ekonomi.

Menurut Rahmadi, pelayanan Home Care menunjukkan perubahan pendekatan dalam pelayanan kesehatan.

Puskesmas tidak hanya menunggu masyarakat datang berobat, tetapi aktif menjangkau warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.

“Saya menjalankan tugas sebagai Ombudsman untuk melihat secara langsung bagaimana pelayanan publik di Kabupaten Jember. Sekaligus membawa amanat Gerakan Nasional Pelayanan Publik. Saya ingin melihat bagaimana pelayanan itu dijalankan di daerah serta praktik-praktik baik yang bisa menjadi pembelajaran bagi daerah lain,” ujarnya.

Role Model untuk Daerah Lain

Ia menegaskan, kunjungan tersebut bukan bertujuan mencari kekurangan, melainkan memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik sekaligus mengidentifikasi inovasi yang dapat direplikasi di daerah lain.

Menurutnya, layanan Home Care di Kabupaten Jember merupakan salah satu praktik baik yang mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama lansia, penyandang disabilitas, ODGJ, serta warga dengan keterbatasan mobilitas.

Rahmadi menambahkan, kualitas pelayanan publik tidak hanya diukur dari kelengkapan fasilitas, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Pelayanan yang mudah diakses, memberikan kepastian, dan mampu menjangkau warga yang membutuhkan menjadi indikator penting keberhasilan pelayanan publik,” bebernya.

Ia berharap, inovasi yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember bersama seluruh Puskesmas dapat terus dipertahankan dan dikembangkan.

“Harapan saya, pelayanan yang sudah baik ini terus dipertahankan dan ditingkatkan. Pelayanan publik harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Rahmadi.

“Ketika negara mampu hadir hingga ke rumah warga yang membutuhkan, di situlah pelayanan publik menunjukkan makna yang sesungguhnya,” ia memungkasi. (*)


Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.