Jember,- Sebanyak 300 hingga 500 warga Kabupaten Jember yang tergabung dalam Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) dan masyarakat Pandalungan berencana berangkat ke Jakarta pada 27 Agustus 2026.

Mereka akan mengikuti gerakan “Jaga Jakarta, Jaga Indonesia” yang disebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Rencana tersebut disampaikan FMJM dalam deklarasi di salah satu aula di Kabupaten Jember, Senin (24/8/26).

Dalam deklarasi itu, FMJM menyatakan komitmen untuk ikut menjaga persatuan, keamanan, ketertiban dan stabilitas nasional.

Koordinator FMJM, Kamiludin, mengatakan massa yang diberangkatkan berasal dari jaringan FMJM yang tersebar di sejumlah kecamatan hingga desa di Kabupaten Jember.

“Kita, anggota kami semuanya kalau di tingkat kecamatan sampai ke tingkat desa sekitar 300 sampai 500 orang. Jadi itu yang akan kami ajak langsung ke Jakarta untuk mengawal ‘Jaga Jakarta, Jaga Indonesia’,” kata Kamiludin saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/26).

Menurutnya, keberangkatan tersebut bukan untuk memosisikan FMJM sebagai kelompok pro atau kontra terhadap kelompok tertentu.

FMJM mengaku ingin ikut menjaga situasi Jakarta tetap kondusif, sekaligus mengawal pembangunan nasional agar manfaatnya dirasakan masyarakat hingga daerah.

“Kami dari Kabupaten Jember, Bumi Pandalungan Kabupaten Jember siap mengawal ‘Jaga Jakarta, Jaga Indonesia’. Ini dalam rangka mendukung program pemerintah Presiden Republik Indonesia bahwa program tersebut harus betul-betul dikawal,” ujarnya.

Kamiludin menegaskan, masyarakat yang mengikuti gerakan tersebut diminta menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, konstitusional dan bertanggung jawab.

FMJM juga mengajak masyarakat menolak provokasi, kekerasan, ujaran kebencian serta tindakan yang dapat memicu perpecahan.

“Yang terpenting hari ini adalah bagaimana kita mengajak seluruh elemen masyarakat tidak hanya di Jember, tapi seluruh Indonesia bergabung bersama kami untuk sama-sama mengawal Indonesia ini. Jadi mengawal Indonesia yang kondusif, stabilitas nasional supaya program tetap berjalan sesuai dengan rencana,” jelasnya.

Dalam deklarasinya, FMJM turut menyatakan dukungan terhadap sejumlah agenda pemerintah, mulai dari pembangunan nasional, penguatan ekonomi kerakyatan, ketahanan pangan dan energi, hilirisasi, pembangunan sumber daya manusia hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Meski mendukung pemerintah, FMJM menyebut kritik dan kontrol sosial tetap diperlukan dalam kehidupan demokrasi.

Dukungan terhadap pemerintah, kata Kamiludin, tetap harus disertai ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik secara konstruktif dan sesuai aturan hukum.

“Kemarin kami deklarasi, sejak hari ini kami sudah persiapan untuk berangkat ke Jakarta. Masyarakat tidak cukup hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Masyarakat perlu mengambil bagian sebagai mitra sekaligus pengawas agar pembangunan berjalan secara aman, demokratis dan berkelanjutan,” katanya.

FMJM berharap, keterlibatan warga Jember dalam gerakan tersebut dapat ikut menjaga situasi Jakarta tetap aman dan kondusif serta mendukung pembangunan nasional.

“Presiden tidak sendirian, kami akan mengawal pembangunan supaya adil dan merata hingga ke pelosok negeri,” pungkas Kamiludin. (*)


Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.