Jember, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memperkuat layanan administrasi kependudukan (adminduk) hingga tingkat kecamatan dengan menggelar Rebranding Dukcapil bertajuk Fasilitasi dalam Pendaftaran Penduduk Melalui Layanan Jemput Bola di Daerah, di Kantor Kecamatan Ajung, Kamis (6/8/26).
Acara tersebut mendapat dukungan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Komisi II DPR RI, dan Ombudsman RI.
Penguatan layanan dilakukan melalui program Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan (Peta Cinta).
Program ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dispendukcapil.
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, mengatakan pemerintah daerah perlu memastikan seluruh warga memiliki dokumen kependudukan sebagai syarat mengakses berbagai layanan publik.
Menurutnya, Peta Cinta menjadi salah satu inovasi yang dapat mempercepat pelayanan adminduk karena menjangkau masyarakat hingga tingkat kecamatan.
Ia menilai, langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperluas akses pelayanan kepada masyarakat.
Selain pelayanan administrasi kependudukan, Teguh juga mendorong pemerintah daerah meningkatkan pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Integrasi IKD dengan KTP elektronik dinilai akan mendukung pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien, termasuk untuk penyaluran bantuan sosial berbasis digital.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan dukungan dari pemerintah pusat menjadi dorongan bagi Pemkab Jember untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan adminduk.
Ia juga mengimbau, masyarakat yang belum memiliki atau ingin memperbarui dokumen kependudukan agar memanfaatkan layanan di kantor kecamatan maupun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Seluruh pengurusan dokumen kependudukan, kata dia, tidak dipungut biaya.
“Kami memastikan layanan kependudukan dapat diakses masyarakat, baik di desa maupun di kota. Dukungan dari Ditjen Dukcapil dan Komisi II DPR RI menjadi modal untuk memperkuat pelayanan di Jember,” ujarnya. (*)












