Probolinggo,– Satu rumah tidak layak huni di Dusun Krajan 2, Desa Bimo, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, roboh total setelah diterjang angin puting beliung pada Sabtu (19/9/26) sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa yang meratakan atap dan dinding bangunan milik pasangan Jumadin (37) dan Ita Puspita Dewi (36) ini sempat terekam dalam video berdurasi 46 detik dan viral di media sosial.

Dalam rekaman video amatir yang beredar, seorang warga menyuarakan desakan agar penanganan segera dilakukan oleh pemerintah setempat.

“Sekadar kasih info Pak Tenggi, ini rumahnya Ita atau Pak Jumadin roboh terkena angin puting beliung pada hari Sabtu, tanggal 19 September 2026. Mohon segera dilaporkan agar segera dapat bantuan,” ujar warga dalam video tersebut.

Kondisi Bangunan dan Evakuasi Penghuni

Camat Pakuniran, Hasan Zainuri, mengonfirmasi bahwa struktur rumah korban memang sudah memprihatinkan sebelum musibah terjadi.

Meskipun tidak ada korban jiwa, para penghuni yang tergolong kelompok rentan kini harus mengungsi.

“Kondisi rumah memang sudah tidak layak ditempati karena banyak retak. Saat angin kencang menerjang, atap dan bangunan mengalami rusak berat,” kata Zainuri melalui pesan singkat, Minggu (20/9/2026).

“Beruntung tidak ada korban jiwa, namun penghuni rumah yang di antaranya terdapat ibu hamil dan anak disabilitas saat ini harus mengungsi ke rumah saudaranya,” 

Ia menambahkan bahwa unsur Muspika, Satpol PP, dan Pemerintah Desa (Pemdes) Bimo telah meninjau lokasi untuk mendata kebutuhan mendesak.

“Kita jug mengusulkan bantuan pembangunan kembali untuk rumah korban,” ungkap Zainuri.

Penanganan Darurat dan Penyaluran Logistik

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC), Minggu (20/9/2026) untuk melakukan asesmen dan pendistribusian bantuan darurat bersama Dinas Sosial, Muspika, serta Pemdes setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, R. Oemar Sjarief, memastikan bantuan kebutuhan dasar telah diserahkan kepada keluarga korban.

“Tim di lapangan telah mendistribusikan bantuan berupa terpal, matras, selimut, paket peralatan makan, lauk pauk, hygiene kit, perlengkapan kebersihan, hingga paket lansia untuk meringankan beban keluarga korban,” terang Oemar. (*)


Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.