Probolinggo,– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memutuskan menutup destinasi wisata Puncak Seruni Point di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Rabu malam (12/8/26).

Penutupan dilakukan karena titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bromo mulai mendekati kawasan tersebut.

Penutupan dilakukan Pemkab Probolinggo melalui pengumuman resmi yang dikeluarkan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo.

Dalam pengumuman, disebutkan bahwa sehubungan dengan terjadinya kebakaran dan posisi api yang telah mendekati kawasan Seruni Point, seluruh pengunjung dan masyarakat dilarang menuju maupun melakukan aktivitas di kawasan tersebut.

“Jadi benar, penutupan Puncak Seruni Point ini kita lakukan dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung atau wisatawan. Maka dengan berat hati, objek wisata menuju Puncak Seruni Point kita tutup,” kata Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi.

Heri menjelaskan, meski akses menuju Puncak Seruni Point ditutup, jembatan kaca atau Sky Bridge masih tetap dibuka.

Namun, apabila sebaran api semakin membahayakan, akses menuju jembatan kaca tersebut juga akan ditutup.

Meski belum diketahui secara pasti jarak titik api dengan Puncak Seruni Point, api dilaporkan telah mendekati kawasan sehingga langkah penutupan dilakukan untuk mengantisipasi risiko terhadap pengunjung.

“Semoga api dapat segera padam dan aktivitas kepariwisataan dapat kembali berjalan dengan normal,” imbuh Heri. (*)


 

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.