Lumajang,- Niat membersihkan sisa panen dengan cara membakar lahan tebu berujung petaka bagi Tohir (50) warga Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Selasa (22/9/26).

Tohir ditemukan oleh warga dalam kondisi tidak sadarkan diri di tengah lahan tebu yang terbakar.

Tubuhnya mengalami luka bakar setelah api yang awalnya digunakan untuk membersihkan lahan justru membesar dan merambat ke lahan milik warga lain.

Warga setempat, Kholis mengatakan, Tohir awalnya hendak membakar lahan tebu miliknya untuk membersihkan sisa panen.

Namun, api kemudian membesar akibat hembusan angin yang kencang. Kobaran api merambat ke lahan tebu milik Marlin dan Mardi, warga setempat.

“Pas ditemukan, api masih berkobar, sudah tidak sadar. Jadi dia yang bakar lahan awalnya, karena api merambat ke lahan orang lain, mau dipadamkan tapi dia terjebak,” kata Kholis.

Menurutnya, Tohir saat itu berusaha memadamkan si jago merah setelah mengetahui kobaran api merambat ke lahan milik warga lain.

Namun, upaya tersebut justru membuat Tohir terjebak di tengah kobaran api yang kian berkobar.

“Sekarang dibawa ke rumah sakit, sekujur tubuh terbakar semua,” ucap dia.

Tohir mendapatkan perawatan di RSUD dr. Haryoto Lumajang. Meski demikian, kondisinya masih sangat memprihatinkan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto menyebut, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kebakaran lahan tebu tersebut memang sengaja dilakukan.

Menurut Suprapto, pembakaran bermula dari niat Tohir untuk segera membersihkan sisa panen di lahan tebu miliknya.

“Kalau hasil olah TKP kebakarannya ini memang disengaja, korban saat ini dirawat di RSUD dr. Haryoto Lumajang,” Suprapto menegaskan. (*)


Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.