Lumajang,- Bupati Lumajang Indah Amperawati, meluncurkan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) tingkat SMP se-Kabupaten Lumajang untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar.
Program tersebut diluncurkan dalam kegiatan Literasi dan Implementasi Program KEJAR di Pendopo Aryawiraraja, Kabupaten Lumajang, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan mengusung tema “Hari Indonesia Menabung: Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”.
Indah mengatakan program tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembukaan rekening bagi pelajar. Menurut dia, hal yang lebih penting adalah membangun kebiasaan menabung secara rutin sejak usia sekolah.
“Kebiasaan menabung harus dibiasakan sejak dini. Menabung bukan sekadar menyisihkan uang, tetapi merupakan sarana pendidikan karakter untuk membangun disiplin, sikap mandiri, dan rasa tanggung jawab dalam mengelola keuangan sejak masa sekolah,” katanya.
Ia meminta pelajar mulai menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung. Indah mengatakan nominal uang yang ditabung tidak menjadi persoalan selama dilakukan secara rutin dan konsisten.
“Anak-anakku, mulailah menabung dari sekarang. Tidak perlu menunggu punya uang banyak; mulailah dari hal kecil, yang penting rutin dan konsisten. Uang saku yang disisihkan sedikit demi sedikit hari ini akan menjadi bekal berharga di masa depan,” ajak dia.
Indah berharap program KEJAR dapat membentuk generasi muda Lumajang yang lebih cerdas dalam mengelola keuangan, mandiri, disiplin, serta mampu merencanakan masa depan.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Lumajang, Bank Jatim Cabang Lumajang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, kepala sekolah, guru, serta para pelajar.
Menurutnya, kolaborasi diperlukan agar program KEJAR dapat berjalan secara menyeluruh di lingkungan sekolah.
“Dengan memohon ridho Allah SWT, mari kita gelorakan semangat menabung untuk masa depan Lumajang yang lebih gemilang,” ucap Indah. (*)












