Probolinggo,- Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menyiapkan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat atau SR yang berlokasi di bekas UPT Balai Benih Ikan, di Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih.
Sebagai persiapan awal, terdapat 3 pengerjaan yang sudah dilakukan, salah satunya pengurukan tanah.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR PKP) Kota Probolinggo, Ghofur Effendi.
Ia menyebut bahwa di lokasi Sekolah Rakyat ini, akan ada beberapa pekerjaan kegiatan.
Pertama yakni pelebaran jembatan yang saat ini hanya 3 meter, sehingga dapat digunakan untuk akses kendaraan besar melintas.
“Nantinya, akan menggunakan box curvert, dan hari Selasa malam diperkirakan akan datang, saat ini pembuatan dasarnya untuk box culvert sudah berjalan,” kata Ghofur, Sabtu (26/9/26).
Eks Camat Kademangan ini menjelaskan bahwa disisi timur juga ada pelebaran jalan lapen yang lebar kidaran 1 hingga 1,2 meter, yang masuk dalam bidang Bina Marga.
Sedangkan Bidang Cipta Karya terdapat pengurukan lahan Sekolah Rakyat permanen yang sudah ada terdapat pemenang tendernya, dan DPUPR KP telah mengeluarkan Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ).
“Meski telah ada pememang, namun, kontraknya belum dilakukan karena menunggu jaminan dari pelaksana, dan diperkirakan pada 5 Oktober mendatang sudah berkontrak dengan catatan tersebut terpenuhi,” ujarnya.
Ghofur menambahkan, lahan yang dimiliki pemkot di lokasi tersebut seluas 5,2 hektar, dimana 2 hektarnya akan dibangun SR, lengkap dengan gedung sekolah, asrama serta sarana pendukung lainnya.
“sedangkan untuk pelaksanaan dan anggaran pembangunannya seluruhnya dari Kementerian PU, kami hanya mensupport aksesnya, dan untuk lahan insyaallah sudah clear,” imbuh Gofur.
Sementara, Kepala Dinas Sosial, Kota Probolinggo, Siti Romlah mengatakan bangunan bekas UPT Balai Benih Ikan dipilih sebagai calon lokasi Sekolah Rakyat.
Pemilihan dilakukan setelah menjalani berbagai tahapan dan penilaian, sehingga telah memenuhi beberapa kualifikasi dari Kementerian Sosial.
“Dari hasil desk yang dilakukan terdapat beberapa hal yang perlu disipakan, diantaranya akses jalan menuju lokasi Sekolah Rakyat,” katanya.
Pembersihan lingkungan telah dilakukan, termasuk Pemkot Probolinggo telah menyiapkan renacana penanganan akses jalan dan jembatan. Selain itu, juga terdapat penataan dan perataan elevasi tanah.
“Pekerjaan baru juga disiapkan, mulai pembenahan akses jalan, hingga penataan dan perataan ketinggian tanah,” beber dia. (*)












