Probolinggo,- Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo mengalokasikan anggaran sebesar Rp863.637.306 untuk Bantuan Keuangan Partai Politik (Banpol) kepada tujuh partai politik yang memiliki kursi di parlemen.

Tujuh partai politik yang menerima Banpol tersebut yakni Partai Golkar, PKB, PDI Perjuangan, Partai NasDem, Partai Gerindra, PKS, dan PPP.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo pada Rabu (8/7/26).

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kota Probolinggo, Aries Rachmanto, mengatakan penyaluran Banpol bertujuan mendukung kegiatan partai politik selama tahun anggaran 2026 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Tujuan penyerahan Banpol ini untuk mendukung kegiatan partai politik tahun 2026 melalui dana APBD Kota Probolinggo sesuai peraturan perundang-undangan,” kata Aries.

Aries menjelaskan, mekanisme pencairan Banpol diawali dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban paling lambat satu bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang dilanjutkan verifikasi oleh tim Banpol.

“Setelah seluruh proses verifikasi selesai, pencairan dilakukan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST),” ujar dia.

Dari total anggaran, Partai Golkar menerima alokasi terbesar sebesar Rp190.238.128, disusul PKB Rp180.248.904, dan PDI Perjuangan Rp130.210.519.

Selanjutnya Partai NasDem Rp122.921.584, Partai Gerindra Rp98.010.034, PKS Rp72.618.706, dan PPP senilai Rp69.389.431.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo, Budiono Wirawan, menyebut, Banpol merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung demokrasi yang sehat, berkualitas, dan berintegritas, sekaligus memperkuat kelembagaan partai politik agar semakin profesional, transparan, dan akuntabel.

“Saya berharap partai politik mematuhi aturan penggunaan dana ini, dimana porsi terbesar, yaitu minimal 60 persen digunakan untuk pendidikan politik, baik kepada masyarakat maupun kader partai,” pesan Budiono. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.