PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Dibalik keriuhan atas kedatangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Yang merupakan putra sulung mantan presiden ke 6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono ke kota Probolinggo, Jawa Timur, Pada Rabu Pagi (4/4/2018).
Rupanya terdapat sedikit polemik, Menjelang kedatangan politisi muda dari partai berlambang mercy tersebut. Polemik dimaksud, Yakni persiapan Tim relawan AHY di kota Probolinggo, Yang disoal oleh Panwaslih setempat.
Sehari jelang kedatangan AHY ke kota Probolinggo, Panwaslih mendapati sebuah alat peraga kampanye yang dinilai melanggar aturan. Dalam alat peraga itu, Terpampang jelas sebuah foto AHY yang dibawahnya terdapat pula gambar pasangan calon peserta Pemilukada kota Probolinggo.
Atas temuan itu, Panwaslih akhirnya menurunkan paksa alat peraga dimaksud, Meskipun sempat diwarnai aksi penolakan bahkan nyaris ricuh, oleh Tim yang memasangnya.
Dikatakan Ketua Panwaslih kota Probolinggo, Suef Priyanto, jika APK yang terpasang di Simpang Lima Mayangan itu telah melanggar PKPU No 4 Tahun 2017.
“APK itu jelas melanggar aturan, dimana desainnya yang tak sesuai, jadi terpaksa harus dilepas,” papar Suef kepada PANTURA7.com.
Ketua DPC Partai Demokrat kota Probolinggo, M.Saufis Sobri yang langsung datang kelokasi saat penurun APK menyampaikan, Pemasangan APK itu di luar sepengetahuannya. Oleh karenanya, Ia langsung meminta juga penurunan APK dilakukan.
“Jadi Ini wujud kesadaran kami sendiri dalam berpolitik, dan yang pasti saya tidak mengetahui siapa yang memasangnya,” ujar Sobri.
Diberitakan sebelumnya, AHY datang ke kota Probolinggo, Guna melakukan safari politik. AHY sendiri akan bertandang ke 17 daerah kota/kabupaten yang ada di Jawa Timur. Di partai Demokrat, Jabatan AHY sendiri merupakan Ketua Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat (Kogasma). (*)
Penulis : Rahmad Soleh
Editor : Kifly













