Jember,- Kecelakaan di perlintasan sebidang kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jember.

Pengendara motor tertemper KA Sangkuriang relasi Ketapang–Bandung di perlintasan JPL 168 Km 205+5/6 petak jalan Kotok–Arjasa, Rabu (13/5/26) sekitar pukul 17.00 WIB.

PT KAI Daop 9 Jember menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. Berdasarkan informasi awal, pengendara motor diduga menerobos perlintasan tanpa berhenti sejenak saat kereta akan melintas.

Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan masinis KA PLB 7046A Sangkuriang sebelumnya telah memberikan peringatan dengan membunyikan semboyan 35 berulang kali.

“Pengendara diduga tidak berhenti sejenak saat akan melintas di perlintasan sebidang kereta api,” ujar Cahyo.

Namun karena jarak kendaraan dengan kereta sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.

“Masinis sudah berkali-kali membunyikan semboyan 35 sebagai tanda peringatan, namun karena jarak sudah terlalu dekat, temperan tidak dapat dihindarkan,” katanya.

Akibat kejadian itu, KA Sangkuriang sempat melakukan berhenti luar biasa (BLB) untuk pemeriksaan kondisi sarana kereta api di lokasi kejadian.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, pada pukul 17.04 WIB kereta dinyatakan aman dan kembali melanjutkan perjalanan,” ungkap Cahyo.

KAI memastikan seluruh petugas dan penumpang kereta dalam kondisi selamat. Perjalanan kereta api di lintas tersebut juga dipastikan tetap berjalan normal tanpa gangguan lanjutan.

PT KAI Daop 9 Jember kembali mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang dengan selalu berhenti, melihat kondisi sekitar, dan memastikan jalur aman sebelum melintas.

“Kami mengimbau masyarakat selalu berhenti sejenak dan memastikan kondisi aman sebelum melintas. Jangan terburu-buru karena kereta memiliki jarak pengereman panjang,” tutup Cahyo. (*)

Editor: Mohammad S

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.