Pasuruan,- Sebuah truk Hino bermuatan asbes mengalami kecelakaan di Jalan Raya Purwosari-Tutur, tepatnya di Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Senin (6/7/2026) pagi.
Truk diduga tidak kuat menanjak hingga berjalan mundur dan menabrak pagar, teras rumah warga, serta seorang pejalan kaki.
Informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Truk Hino bernomor polisi B-9882-BDD yang dikemudikan Eko Prasetyo (32), warga Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, melaju dari arah Purwosari menuju Tutur.
Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan jalur menanjak, truk diduga kehilangan tenaga. Kendaraan kemudian berjalan mundur, mengarah ke sisi kanan jalan, sebelum akhirnya menghantam pagar dan teras rumah warga.
Dalam insiden tersebut, seorang pejalan kaki bernama Alima (56), warga Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, turut menjadi korban setelah tertabrak truk. Korban mengalami luka pada bagian kaki dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Selain mengakibatkan korban luka, reruntuhan pagar dan teras rumah juga menimpa sebuah mobil Panther milik warga yang terparkir di sekitar lokasi hingga mengalami kerusakan.
Sholeh, warga setempat, mengatakan berdasarkan keterangan pengemudi, truk tidak mampu melewati tanjakan. Saat hendak memindahkan gigi, kendaraan justru berjalan mundur karena diduga rem tidak mampu menahan laju truk.
Sopir sempat berupaya mengarahkan kendaraan mengikuti badan jalan untuk menghindari truk lain di depannya, namun kondisi kendaraan sudah tidak terkendali hingga akhirnya oleng ke kanan dan menabrak rumah warga.
“Kalau dari keterangan pak sopir tadi kan nanjak tidak kuat. Kemudian mau oper gigi enggak nutut. Jadi turun posisi mundur, rem sudah hilang. Terus mau mengikuti jalan, ternyata ada truk yang posisi sama muatan. Jadi dibuang ke kanan dikit, nempel ini langsung guling,” ujar Sholeh.
Menurutnya, kecelakaan tersebut mengakibatkan seorang pejalan kaki mengalami luka pada bagian kaki, sedangkan kerugian lainnya berupa kerusakan material.
“Korban satu orang, cuma sudah dibawa ke rumah sakit. Luka di kaki. Kalau yang lain ya kerugian material, Mas,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menjelaskan truk melaju dari arah barat menuju timur. Saat berada di jalan menanjak, kendaraan diduga tidak mampu melanjutkan perjalanan.
Alhasil, kendaraan berjalan mundur, mengarah ke kanan, lalu menabrak rumah warga dan seorang pejalan kaki. Reruntuhan pagar juga menimpa sebuah mobil Panther.
“Kendaraan truk berjalan dari arah barat ke timur. Sampai jalan tersebut tidak kuat menanjak, akhirnya tiba-tiba kendaraan mundur ke belakang, mengarah ke kanan, dan mengakibatkan menabrak rumah warga dan seorang warga yang berjalan di tempat tersebut,” jelas Joko.
“Kemudian pagar roboh juga menimpa kendaraan Panther. Untuk korban satu orang mengalami luka parah dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Medika Sukorejo,” tambahnya.
Joko menyebut, dugaan sementara kecelakaan dipicu adanya gangguan pada sistem pengereman sehingga pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan saat berada di tanjakan.
“Dugaan sementara karena mengalami kerusakan pada kendaraan, rem, yang tidak bisa menanjak, tidak menguasai remnya, akhirnya mundur ke belakang menabrak salah satu rumah warga,” pungkasnya.
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. (*)












