Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Wisata · 14 Mar 2021 06:05 WIB

Nyepi, Jalur Bromo Probolinggo Ditutup


					Nyepi, Jalur Bromo Probolinggo Ditutup Perbesar

SUKAPURA-PANTURA7.com, Menjelang Hari Raya Nyepi, akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo via Kabupaten Probolinggo ditutup. Penutupan jalur itu dilakukan untuk mencegah warga, khususnya para wisatawan lalu-lalang selama perayaan Nyepi.

Pantauan PANTURA7.com, penyekatan jalan dilakukan di 2 titik sekaligus, yakni di jalan raya Desa Wonokerto dan Ngadas, Kecamatan Sukapura. Penyekatan dimulai sejak Minggu (14/3/21) pukul 00.00 WIB.

Petugas gabungan dari warga jogoboyo, TNI/Polri hingga Satpo PP, berjaga di 2 pos penyekatan. Wisatawan yang ingin melalui jalur itu lantaran tidak mengetahui penutupan wisata Bromo, langsung diminta putar balik.

“Penjagaan dan penutupan jalan di Desa Wonokerto ini merupakan komitmen kerukunan umat beragama yang ada di sekitar Gunung Bromo,” kata Kepala Desa Wonokerto, Heri Triyono.

Petugas lintas sektor, bahkan lintas agama, dijelaskan Triyono, bersatu-padu menjaga pos penyekatan di desanya. “Dengan cara ini diharapkan ibadah Nyepi warga Hindu Tengger dapat berlangsung dengan khidmat,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Jogoboyo Mulyono mengatakan, untuk mengamankan jalannya ibadah Nyepi, Jogoboyo memang setiap tahun disiapkan untuk patroli membantu menjaga situasi Nyepi.

“Saat perayaan Nyepi ini, umat Hindu menjalani amati geni, amati karya, dan amati pikir, dan selama ibadah nyepi, warga umat hindu dipastikan aman saat menjalai ibadah,” papar dia.

Karena itulah, sambungnya, Joyoboyo yang berpakaian serba hitam ala pakaian khas Tengger, melebur bersama petugas gabungan untuk berjaga di setiap lokasi, terutama di pos penyekatan jalan.

“Penutupan jalur menuju Gunung Bromo ini akan dilakukan hingga Senin besok (15/3/21) sekitar pukul 06.00 WIB,” Mulyono menjelaskan. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Ada Fenomena Embun Upas di Bromo, TNBTS Waspadai Potensi Kebakaran Hutan

29 Juli 2025 - 08:43 WIB

Seperti Tidur di Atas Salju, Cerita Pendaki yang Menyaksikan Ranu Kumbolo Membeku

27 Juli 2025 - 14:38 WIB

Fenomena Embun Upas di Gunung Bromo, Sajikan Eksotika bak Pegunungan Alpen

11 Juli 2025 - 08:49 WIB

Keamanan Pendaki Ditingkatkan, TNBTS Wajibkan Gelang RFID bagi Pendaki Gunung Semeru

6 Juli 2025 - 09:33 WIB

Wamen: Dulu Instagram Saya Penuh Laporan Pungli Tumpak Sewu, Sekarang Sudah Beres

29 Juni 2025 - 20:51 WIB

DPRD Desak Dinas Pariwisata Lumajang Segera Intervensi dan Perbaiki Manajemen Air Terjun Tumpak Sewu

22 Juni 2025 - 09:20 WIB

Tumpak Sewu: Satu Objek Wisata, Dua Tarif Masuk Berbeda

19 Juni 2025 - 13:30 WIB

Pengelolaan Pemandian Selokambang Lumajang Diduga Bocor

19 Juni 2025 - 12:16 WIB

Pariwisata Tumpak Sewu Terancam Stagnan, Homestay dan Atraksi Pendamping Tak Terkoordinasi

18 Juni 2025 - 17:21 WIB

Trending di Pemerintahan