Probolinggo,– Memasuki masa libur sekolah, Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL) menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kota Probolinggo.
Selain harga tiket yang terjangkau, pengunjung juga dapat belajar sekaligus mengenal berbagai jenis satwa yang ada di dalam kawasan wisata tersebut.
Sejak dimulainya liburan sekolah awal pekan ini, TWSL yang berada di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, dipadati pengunjung.
Sebagian besar pengunjung berasal dari Kota Probolinggo. Sebagiannya berasal dari Kabupaten Probolinggo, Pasuruan dan Lumajang.
Pengunjung yang datang didominasi anak-anak dan pelajar yang memanfaatkan waktu liburan untuk berekreasi bersama teman-teman maupun keluarga.
Salah satunya adalah Mutiara Asni Kirana, siswi kelas 5 sekolah dasar. Ia mengaku sengaja datang ke TWSL bersama teman-temannya untuk mengisi waktu liburan sekolah.
Menurutnya, selain dekat dari rumah, harga tiket masuk yang hanya Rp8 ribu untuk anak-anak dan Rp10 ribu untuk dewasa juga sangat terjangkau.
“Saya datang ke TWSL bersama teman-teman untuk mengisi liburan. Senang bisa melihat banyak hewan, mulai dari buaya hingga singa. Saya berharap koleksi hewannya bisa ditambah lagi,” ucap Mutiara.
Hal senada disampaikan Rifki Rhomadoni Putra, pelajar kelas 7 yang datang bersama keluarganya. Ia menilai, TWSL menjadi pilihan wisata yang menarik karena memiliki koleksi satwa yang beragam.
“Senang dan bagus datang ke sini karena koleksi hewannya cukup banyak, jadi tidak perlu jauh-jauh ke luar kota. Kalau bisa, koleksinya ditambah lagi seperti komodo atau harimau,” beber Rifki.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Agus Dwiwantoro menyebut bahwa TWSL menjadi salah satu alternatif wisata edukatif bagi masyarakat selama masa libur sekolah karena harga tiket masuk yang terjangkau.
“Di TWSL saat ini terdapat 243 spesies satwa yang terdiri dari aves, reptil, dan mamalia. Kami juga memiliki beberapa satwa langka, salah satunya elang jawa,” jelasnya.
Eks Camat Mayangan tersebut menambahkan, selain melihat berbagai jenis satwa, pengunjung juga dapat menikmati sejumlah wahana permainan seperti flying fox serta berbagai area bersantai di dalam kawasan wisata.
“Terkait permintaan penambahan koleksi satwa, kami sudah berkoordinasi. Ke depan akan ada penambahan satwa dari jenis burung langka yang nantinya menjadi penghuni baru di TWSL,” imbuh Agus. (*)












