Pasuruan,- Penutupan Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo di depan Komando Latihan Marinir, Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan pada Kamis (23/7/2026) akhirnya berakhir.

Warga yang sejak siang menutup akses jalan membuka kembali jalur tersebut sekitar pukul 17.00 WIB setelah Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyampaikan komitmen akan memfasilitasi dialog antara perwakilan masyarakat Alastlogo dengan pihak TNI Angkatan Laut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, mengatakan Bupati Pasuruan bersedia memfasilitasi pertemuan sebagai upaya mencari jalan keluar atas persoalan yang dikeluhkan masyarakat.

“Dari hasil yang sudah kita dengar bersama tadi di sini, hadir anggota dewan, Pak Kades, Pak Carik, tokoh masyarakat Alastlogo, Komandan Satuan Angkatan Laut, dan Muspika. Semuanya sepakat bahwa harus ada solusi terkait dengan hal ini,” ujar Yudha.

Ia mengatakan, pihak TNI Angkatan Laut juga telah menyatakan kesediaannya menghadiri pertemuan yang akan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

“Pak Bupati bersedia memfasilitasi pertemuan antara para tokoh masyarakat Alastlogo dengan pihak TNI Angkatan Laut,” bebernya.

“Dari pihak Angkatan Laut juga sudah kami hubungi dan bersedia hadir pada kesempatan fasilitasi oleh Bupati Pasuruan. Itu sebagai jalan tengah permasalahan kita,” ia menegaskan.

Menurut Yudha, seluruh pihak memiliki keinginan yang sama, yakni menyelesaikan persoalan tersebut dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap masyarakat.

“Intinya semua ingin masalah ini selesai, masyarakat tetap dilindungi. Kami berharap setelah ini bisa ditentukan jadwal untuk berdialog bersama mencari solusi terbaik bagi masyarakat Alastlogo,” ucapnya.

Saat ditanya mengenai jadwal pertemuan, Yudha mengatakan hal itu masih akan dikonsultasikan dengan Bupati Pasuruan.

“Nanti akan kami konsultasikan ke beliau untuk persiapannya. Yang penting ini terurai dulu,” pungkasnya.

Usai penyampaian komitmen tersebut, warga akhirnya membuka kembali Jalur Pantura Pasuruan-Probolinggo sehingga arus lalu lintas kembali normal.

Diberitakan sebelumnya, warga Alastlogo menutup Jalur Pantura di depan Komando Latihan Marinir sebagai bentuk protes atas dugaan peluru nyasar saat kegiatan latihan militer. Warga menuntut kegiatan latihan dihentikan dan tidak lagi dilakukan di wilayah Alastlogo. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.