Probolinggo,- Kandang ayam petelur di Dusun Krajan, Desa Sepuhgembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, ludes terbakar pada Sabtu (5/9/26) siang.

Kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah. Insiden mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp100 juta.

Pemilik kandang, Sahem, dalam laporan resminya yang diterima Satpol PP Kabupaten Probolinggo menjelaskan bahwa api awalnya berasal dari sampah yang dibakar di sekitar lokasi kejadian.

Angin kencang dan banyaknya material yang mudah terbakar membuat si jago merah dengan cepat membesar hingga merembet ke bangunan kandang.

“Api sudah diketahui membesar oleh warga, sehingga mereka langsung menghubungi layanan 112,” ujar Sahem.

Laporan kejadian diterima oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) pada pukul 14.14 WIB. Sebanyak lima personel Satpol PP Damkar Kabupaten Probolinggo Unit Tongas dikerahkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 14.43 WIB.

Proses pemadaman sempat menghadapi hambatan teknis di lapangan. Akses jalan menuju lokasi yang sempit dan jauh dari jalan raya membuat mobil pemadam kebakaran tidak dapat mendekati titik api secara langsung.

“Karena akses jalan sempit dan lokasi cukup jauh dari jalan utama, petugas terpaksa menyambung dan menggelar empat gulung selang agar air bisa menjangkau titik api,” tutur Sahem.

Setelah melakukan upaya pemadaman dan pendinginan selama hampir dua jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api secara total pada pukul 16.41 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini, namun seluruh bangunan kandang beserta isinya mengalami kerusakan berat. (*)

Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.