Probolinggo,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.

Kali ini, sebanyak 12 ribu liter air bersih didistribusikan ke dua desa di wilayah Kecamatan Tegalsiwalan dan Leces, Sabtu (19/9/26).

Dua lokasi yang mendapat distribusi air bersih yakni Dusun Paoan, Desa Tegalsono, Kecamatan Tegalsiwalan; dan Dusun Gunungdame, Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces.

Masing-masing lokasi mendapat bantuan 6.000 liter air bersih yang disalurkan menggunakan dua truk tangki.

Di Dusun Paoan, bantuan diperuntukkan bagi 112 kepala keluarga. Sedangkan di Dusun Gunungdame menyasar 88 kepala keluarga.

“Penyaluran air bersih ini sebagai upaya untuk meringankan masyarakat di tengah kesulitan mendapatkan air akibat krisis sumber mata air,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief.

Oemar menjelaskan, penanganan krisis air bersih membutuhkan pemantauan terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Distribusi air bersih, menurut Oemar, dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Jika sumber mata air mengalami krisis dan warga kesulitan mendapatkan air, maka pemerintah daerqh hadir memberikan bantuan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat, terutama untuk kebutuhan sehari-hari selama sumber mata air mengalami krisis,” imbuh Oemar.

BPBD Kabupaten Probolinggo, klaim  akan terus melakukan distribusi air bersih secara berkala. “Tentu dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan,” tandasnya. (*)


Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.