Lumajang,- Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga. Di tengah aktivitas kegempaan yang fluktuatif, masyarakat Kabupaten Lumajang diingatkan untuk lebih cermat menerima dan menyebarkan informasi yang beredar di media sosial.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang, Mustaqim, meminta masyarakat tidak terburu-buru mempercayai informasi mengenai aktivitas Gunung Semeru sebelum memastikan sumber dan kebenarannya.

Mustaqim mengatakan, masyarakat perlu mengikuti perkembangan aktivitas Semeru melalui sumber resmi. Informasi yang belum jelas sumbernya dinilai berpotensi menimbulkan keresahan apabila langsung disebarluaskan.

“Masyarakat kami imbau untuk tidak panik dan tidak terburu-buru menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Pastikan terlebih dahulu informasi tersebut benar dan berasal dari sumber resmi,” katanya, Selasa (15/9/26).

Menurutnya, masyarakat dapat menjadikan informasi dari PVMBG dan BPBD Kabupaten Lumajang sebagai rujukan ketika ingin mengetahui perkembangan aktivitas Gunung Semeru.

Kehati-hatian menjadi penting karena informasi kebencanaan di media sosial, dijelaskan Mustaqim, dapat muncul dalam berbagai bentuk.

Salah satunya berupa foto dan video lama yang kembali beredar tanpa keterangan waktu maupun lokasi yang jelas,” ucap Gus Taqim, sapaannya.

Kebiasaan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat tetap memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kewaspadaan tanpa ikut memperluas kabar yang belum terverifikasi.

“Gunakan media sosial dengan bijak. Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi justru menimbulkan kepanikan. Mari bersama-sama menjaga ruang digital agar tetap informatif dan menenangkan,” wantinya. (*)


 

Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.