Probolinggo,– Peristiwa tak menyenangkan menimpa Hidayati (35), warga Desa Klenang Lor, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.

Ia menjadi korban pencurian dengan kekerasan atau pembegalan, saat melintas di jalur Pikatan menuju Randupitu, Kecamatan Gending, Jumat (7/8/26) sekitar pukul 05.10 WIB.

Saat peristiwa terjadi, korban dalam perjalanan menuju tempat kerjanya, pabrik rokok di Jl. Panglima Sudirman, Kota Kraksaan. Namun saat melintas di lokasi kejadian, ia tiba-tiba diserang sejumlah pria tak dikenal dari arah belakang.

Kepala Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Sanemo, mengaku mendapat telepon dari warga untuk segera datang membantu korban.

“Saya ditelpon oleh warga untuk segera datang dan membantu. Bergegas cepat saya ke lokasi kejadian,” ujar Senemo melalui pesan pribadi WhatsApp (WA).

Senemo mengatakan, saat tiba di lokasi, korban sudah berada di rumah saudaranya, yakni tempat penggilingan gabah milik Arif di Desa Randupitu.

Ia kemudian menanyakan kronologi kejadian kepada korban. Dari keterangan yang diterimanya, korban mengaku telah dibuntuti tiga orang pelaku sejak keluar dari rumah.

Menurut Senemo, ketiga pelaku mengendarai satu sepeda motor, yakni jenis Honda Vario berwarna putih.

Sementara itu, Hidayati saat kejadian mengendarai sepeda motor Honda Beat Street, yang baru sekitar satu bulan dalam masa pembayaran.

Senemo menuturkan, korban diserang dari belakang menggunakan benda keras hingga tersungkur dan terjatuh dari sepeda motornya.

Saat korban terjatuh, sepeda motor miliknya kemudian diduga dibawa kabur oleh para pelaku. Tak hanya sepeda motor, tas milik korban juga dirampas.

Menurut Senemo, korban sempat memegang erat tas tersebut sehingga memaksa pelaku menebaskan celurit untuk memutus tali tas.

“Pelaku dipentung kepala dari belakang, tersungkur jatuh, sepeda diambil. Tas dipegang erat, lalu dikeluarkan celurit dan dipotong tali ikat tas tersebut,” beber Senemo.

Berdasarkan keterangan yang diterima Senemo, tas tersebut berisi uang tunai sekitar Rp500.000 dan satu unit telepon seluler.

“Dengan demikian, barang milik korban yang diduga dibawa kabur pelaku meliputi sepeda motor Honda Beat Street, tas, uang tunai Rp500.000, dan telepon seluler,” ungkap Sanemo.

Warga telah melaporkan peristiwa ini ke pihak berwajib. Meski demikian, belum ada keterangan dari aparat kepolisian perihal kejadian ini. (*)


Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.