PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Suksesnya Pemkot Bekasi, Jawa Barat dalam memaksimalkan layanan program jaminan kesehatan menggunakan Kartu Sehat Berbasis Nomor Induk Keluarga (KS NIK)‎ membuat Pemkot Probolinggo meliriknya. Walikota Hadi Zainal Abidin berencana menggunakan cara itu di Kota Probolinggo.

Hal itu diketahui PANTURA7.com saat Walikota Hadi mengunjungi Kota Bekasi pada Jumat (14/6) pagi. Diterima Walikota Rahmat Effendi berbaju putih, Pemkot Probolinggo melakukan studi banding terkait Program Jaminan Kesehatan.

Hadi yang saat itu berbatik kuning coklat tak sendiri. Walikota ditemani Asisten Administrasi Pemerintahan Gogol Sudjarwo, Kepala Bappeda Rey Suwigtyo, Kepala Dinkes drg Ninik Ira Wibawati dan Direktur RSUD dr Mohamad Saleh drg Rubiati serta Kepala Dinas PU Amin Freddy.

“Hari ini Pemkot Probolinggo mengunjungi Kota Bekasi. Kita studi banding terkait program jaminan kesehatan. Suksesnya Pemkot Bekasi menggunakan kartu sehat berbasis NIK menjadi pertimbangan sebagai wujud peningkatan pelayanan kesehatan,” kata walikota via Whatsapp.

Realisasinya, bakal dilakukan secepatnya. Namun pihaknya masih mengkaji terlebih dahulu bagaimana mekanisme termasuk soal teknis mengingat Bekasi dan Kota Probolinggo memiliki wilayah yang berbeda.

“Harapannya ini bisa segera terealisasi. Yang jelas agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat maksimal dan dapat dirasakan oleh semuanya,” tutupnya.

Tak hanya soal kartu sehat, dalam kesempatan itu Pemkot Bekasi juga membekali arahan Pemkot Probolinggo pelayanan Call Center 24 jam bernama Patriot Operation Center (POC). Program ini sudah berjalan tiga tahun di Bekasi sebagai aplikasi dari Smart City. (*)

 

Penulis : Rahmad Soleh
Editor: Ikhsan Mahmudi

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here