Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menambah dua rute angkutan pelajar gratis sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi meningkatnya biaya transportasi setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan penambahan layanan tersebut menyasar pelajar yang tinggal di Kecamatan Pasirian dan Tempeh serta bersekolah di wilayah perkotaan Lumajang.
“Selama ini rute Rowokangkung-Lumajang ada dua unit. Nah, ini saya tambah dua rute lagi, yaitu Pasirian-Lumajang dan Tempeh-Lumajang,” kata Indah, Minggu (13/6/2026).
Menurut dia, kebutuhan transportasi pelajar terus meningkat seiring banyaknya siswa yang bersekolah di kota melalui berbagai jalur penerimaan, termasuk jalur prestasi.
Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu menambah armada dan rute angkutan sekolah gratis untuk meringankan beban para pelajar.
“Untuk para pelajar yang berdomisili di sana dan mereka bersekolah di kota, yang selama ini karena jalur prestasi dan jalur lainnya bersekolah di kota, maka mereka kita siapkan kendaraan sekolah gratis,” jelasnya.
Selain membantu menekan biaya transportasi keluarga, penambahan rute tersebut telah mempertimbangkan faktor keselamatan pelajar.
Sebab, jalur Pasirian-Lumajang dan Tempeh-Lumajang memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi karena sering dilalui kendaraan bertonase besar.
“Rute Pasirian-Lumajang dan Tempeh-Lumajang rawan kendaraan-kendaraan besar juga,” tandas Indah.
Program angkutan pelajar gratis itu menjadi bagian dari langkah Pemkab Lumajang untuk meringankan beban masyarakat di tengah meningkatnya biaya hidup, khususnya setelah kenaikan harga BBM nonsubsidi.
“Yang kedua juga untuk membantu masyarakat supaya lebih ringan lagi biaya wira-wiri kendaraannya,” pungkasnya. (*)












