Pasuruan,- Aksi heroik dilakukan seorang petugas Jaga Jalur Lintas (PJL) di perlintasan kereta api Desa Masangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Petugas bernama Mohamad Shofi Bahtiar (24) berhasil menyelamatkan seorang pria diduga hendak mengakhiri hidup dengan menabrakkan diri ke kereta api yang sedang melintas.

Peristiwa yang terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial itu terjadi pada Minggu (26/7/2l26) sekitar pukul 19.46 WIB di Pos PJL Nomor 105, Desa Masangan.

Saat itu, Shofi yang bertugas sebagai petugas PJL outsourcing Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan menutup palang pintu karena Kereta Api Sangkuriang jurusan Ketapang-Bandung akan melintas dari arah timur ke barat.

Setelah palang pintu tertutup, ia melihat seorang pria masih berdiri di atas rel kereta api. Shofi kemudian menghampiri pria tersebut.

Tidak mau membuang waktu, Ia lantas mengingatkan agar si pria segera menjauh dari rel karena kereta sudah akan melintas.

“Itu awalnya waktu ada kereta mau melintas. Saya tutup palang pintu, terus saya lihat ada orang di sekitar rel. Saya kasih tahu, Pak, ada kereta api mau melintas,” ujar Shofi saat ditemui di JPL 105 Dusun Blawi, Desa Masangan, Selasa ( 27/7/26).

Namun, pria tersebut hanya menoleh dan menolak menjauh. Bahkan, menurut Shofi, pria itu mengarahkan tangannya ke arah kereta yang terus mendekat.

“Orangnya cuma nengok, terus orang itu bilang tidak. Tangannya mengarah ke kereta api. Saya reflek langsung kaget, langsung saya loncati terus saya pinggirkan,” beber dia.

Saat itu jarak KA Sangkuriang dengan lokasi kejadian diperkirakan sekitar 500 meter. Menyadari situasi yang sangat berbahaya, Shofi tanpa berpikir panjang langsung menarik tubuh si pria ke tepi rel hingga selamat sesaat sebelum kereta melintas.

“Spontan. Keretanya sudah dekat, sekitar 500 meteran. Ya namanya reflek, Pak. Takut ya aslinya takut,” ucapnya.

Penyelamatan heroik tersebut berhasil mencegah korban tertabrak kereta api. Rekaman CCTV kejadian itu kemudian beredar luas di media sosial dan mendapat perhatian masyarakat.

Belakangan diketahui pria tersebut bernama Dasuki, warga Desa Masangan. Setelah berhasil diselamatkan, ia dibawa ke Balai Desa Masangan untuk mendapatkan penanganan awal.

Berdasarkan pertimbangan keluarga, Dasuki kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, Kabupaten Malang, guna menjalani penanganan lebih lanjut. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.