Probolinggo,- Dapur penggorengan kerupuk di Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, pada Selasa siang (8/9/26), ludes terbakar.

Dapur penggorengan kerupuk milik Halima (40) itu berada di Jalan Bogowonto, tepat di depan rumahnya. Api pertama kali diketahui sekitar pukul 12.00 WIB dan saat itu sudah membesar dan membakar bagian dapur.

“Saya jualan kerupuk. Tadi pukul 10.00 WIB mulai menggoreng dan selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah itu saya tinggal untuk membungkus kerupuk. Tiba-tiba api sudah membesar dan membakar dapur penggorengan,” kata Halima.

Menurut Halima, setelah selesai menggoreng kerupuk, dirinya menutup tungku dan meninggalkannya. Ia menduga api kembali menyala lalu membesar dan menyebabkan kebakaran.

Dapur penggorengan tersebut berada di depan rumah dan cukup jauh dari permukiman warga. Meski api sempat membesar akibat tiupan angin, kobaran api tidak sampai merembet ke rumah warga di sekitar lokasi.

“Pokoknya setelah selesai menggoreng kerupuk, tungku saya tutup. Kemungkinan apinya menyala lagi dan membesar. Untuk kerugian sekitar Rp500 ribu,” imbuhnya.

Petugas Tindak Internal (PTI) Regu 2 Damkar Kota Probolinggo, Muhammad Soleh menyebut, setelah menerima laporan, pihaknya menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran.

Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan membakar seluruh bagian dapur. Warga telah berusaha memadamkan api namun si jago merah tetap tak terkendali.

“Alhamdulillah, karena lokasinya jauh dari rumah warga, api tidak sampai merembet. Proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar 15 menit,” ucapnya.

Ia mengimbau, masyarakat selalu memastikan kompor maupun tungku benar-benar padam setelah selesai digunakan sebelum ditinggalkan.

“Kami juga meminta warga tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat angin bertiup cukup kencang,” wantinya. (*)


 

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.