Probolinggo,- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan air bersih ke tiga dusun yang tersebar di dua kecamatan.
Distribusi air bersih dilakukan menyusul krisis sumber air bersih serta terganggunya layanan PDAM di wilayah tersebut, yang kian meluas.
Tiga dusun yang menerima bantuan air bersih yakni Dusun Koncean, Desa Jurangjero, Kecamatan Gading; Dusun Tanggulasih, Desa Malasan Wetan; serta Dusun Paoan, Desa Tegalsono, yang keduanya berada di Kecamatan Tegalsiwalan.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Probolinggo menyalurkan total 24 ribu liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga di tiga dusun tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai respons atas krisis sumber air bersih dan terhentinya layanan PDAM yang dialami warga di tiga dusun tersebut.
“Pendistribusian air bersih ini dilakukan sebagai respons terhadap krisis mata air bersih dan terhentinya layanan PDAM yang terjadi di tiga dusun ini,” kata Oemar, Senin (28/9/26).
Distribusi air bersih dilakukan menggunakan dua truk tangki berkapasitas masing-masing 6.000 liter dalam satu rangkaian kegiatan.
Bantuan air bersih tersebut diperuntukkan bagi 217 kepala keluarga yang membutuhkan pasokan air bersih secepatnya.
Penyaluran dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kabupaten Probolinggo dengan menyesuaikan titik lokasi warga yang membutuhkan pasokan air.
“Distribusi air bersih ini menjadi bagian dari upaya BPBD Kabupaten Probolinggo dalam membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih,” imbuh Oemar. (*)












