Lumajang,- Seorang pendaki Gunung Semeru asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dilaporkan tersesat setelah melakukan pendakian secara ilegal.

Pendaki tersebut terpisah dari rombongannya saat perjalanan menuju kawasan Gunung Semeru.

Kabag TU Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Bambang Suryono, mengatakan pendaki tersebut masuk ke kawasan Gunung Semeru bersama tujuh orang lainnya pada Senin, 7 September 2026.

“Ada satu orang pendaki dari Kabupaten Kediri yang dilaporkan tersesat di Gunung Semeru,” ujar Bambang, Rabu (9/9/26).

Dalam perjalanan, satu pendaki tersebut dilaporkan tertinggal dari rombongan. Petugas menerima laporan mengenai keberadaannya yang tersesat di kawasan tersebut.

Sementara itu, tujuh pendaki lainnya telah berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan.

Pendaki yang tersesat, dilaporkan berada di sekitar batas vegetasi kawasan TNBTS.

“Pendaki tersesat di sekitar batas vegetasi kawasan TNBTS,” kata Bambang.

Pendakian Gunung Semeru sendiri dilakukan secara ilegal. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kawasan pendakian Semeru tidak sedang dibuka untuk aktivitas pendakian umum.

Laporan mengenai pendaki yang tersesat itu kini menjadi bagian dari penanganan petugas gabungan di kawasan TNBTS. (*)


Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.