Probolinggo,– Karyawan katering menjadi korban begal saat hendak pulang ke rumah di wilayah Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Rabu (29/7/2026) dini hari.
Ditemui di rumahnya, korban Wahyuni Intan (35), warga Jalan Kinibalu, menceritakan peristiwa itu bermula sekitar pukul 04.30 WIB.
Saat itu ia mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol N 2514 TDZ usai bekerja dan hendak pulang ke rumah.
“Sesampainya di depan pabrik garmen di Jalan Abdulrahman Wahid, Kelurahan Ketapang, saya merasa ada dua orang berboncengan satu sepeda motor membuntuti saya. Benar saja, mereka menarik tas saya dan memotong talinya menggunakan celurit,” kata Wahyuni.
Akibat terus dipepet pelaku, korban akhirnya terjatuh dari sepeda motornya. Saat korban berusaha mempertahankan motornya, salah seorang pelaku sempat mengejar korban yang berlari ke arah barat sambil mengacungkan celurit.
Pelaku akhirnya melarikan diri setelah sejumlah santri Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin datang memberikan pertolongan kepada korban.
Selain membawa kabur sepeda motor, pelaku juga mengambil tas korban yang berisi uang tunai Rp100.000 dan satu unit ponsel.
“Pelakunya berjumlah dua orang. Salah satunya bertubuh tinggi besar, mengenakan helm sehingga wajahnya tidak terlihat. Mereka juga menggunakan sepeda motor Honda Beat,” ujarnya.
Usai kejadian, Wahyuni Intan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kademangan.
“Tadi saya sudah melapor ke Polsek Kademangan. Akibat kejadian ini, kerugian saya ditaksir mencapai Rp14 juta,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Kademangan Kompol Suharsono membenarkan adanya peristiwa pembegalan yang terjadi pada Rabu dini hari tersebut.
Menurutnya, korban telah membuat laporan resmi dan kasusnya kini masih dalam proses penyelidikan.
“Setelah menerima laporan, anggota langsung mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan dari korban. Saat ini peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (*)












