Probolinggo,- Identitas mayat laki-laki yang ditemukan di area persawahan Pantai Permata Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, akhirnya terungkap.
Identitas korban diketahui setelah sejumlah orang yang mengaku pihak keluarga, mendatangi kamar jenazah RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo, pada Sabtu (4/7/26) malam.
Korban diketahui bernama Samsul Arifin (35) warga Dusun Pendusun, Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
Setelah memastikan bahwa jasad di kamar jenazah anggota keluarganya, pihak keluarga menceritakan momen terakhir sebelum korban ditemukan tak bernyawa.
Kakak korban, Abdul Rohim menjelaskan, korban terakhir kali berpamitan untuk mengantar temannya yang menghubungi melalui telepon seluler.
Awalnya korban mengaku akan pergi ke Malang untuk membeli timba, namun belakangan diketahui justru menuju Probolinggo. Setelah itu, korban tidak kunjung pulang dan saat dihubungi melalui telepon seluler, sudah tidak memberikan respons.
“Korban ditelepon temannya untuk minta diantar ke Malang kulakan timba. Ternyata tidak jadi ke Malang, malah ke Probolinggo. Hingga akhirnya adik saya ditemukan meninggal dunia,” ujar Rohim.
Rohim menjelaskan, saat berangkat korban membawa sepeda motor Honda Beat. Namun saat jasadnya ditemukan, sepeda motor, tas, dan telepon seluler milik korban sudah lenyap.
Ia menambahkan, korban baru mengenal temannya sekitar dua hari sebelum kejadian. Korban sehari-hari bekerja sebagai karyawan di toko emas Pasar Triwung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
“Harapan kami sebagai keluarga, semoga pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal,” imbuhnya.
Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Didik Hariyono mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa Samsul Arifin menjadi korban pembunuhan karena ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.
“Namun demikian, untuk memastikan penyebab kematian dan tanda-tanda kekerasan tersebut, jenazah akan menjalani autopsi yang akan dilakukan Biddokkes Polda Jawa Timur,” terang Didik. (*)












