Probolinggo,- Perempuan yang ditemukan meninggal di dalam sumur di perkebunan sengon, Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, ternyata sudah dilaporkan hilang sejak akhir Mei 2026.

Kapolsek Bantaran, AKP Agus Eko Widodo, mengatakan korban bernama Siti Munawaroh (26), warga Dusun Raab, Desa Bantaran. Keluarga melaporkan hilangnya korban ke Polsek Bantaran pada tanggal 1 Juni 2026.

“Menurut keterangan keluarga, pada 30 Mei 2026 sekitar pukul 18.30 WIB, korban berpamitan keluar dari rumah orang tuanya di Dusun Raab, Desa Bantaran untuk membeli ayam geprek dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi N 2068 OU milik adiknya,” ujar Agus, Sabtu (4/7/26).

Ia menjelaskan, karena korban tidak kunjung pulang, keluarga berusaha menghubungi melalui telepon seluler, namun tidak mendapat respons.

Keluarga kemudian melakukan pencarian ke sejumlah lokasi yang biasa didatangi korban, tetapi tidak membuahkan hasil. Lantaran tak kunjung pulang, korban akhirnya melapor ke aparat kepolisian.

“Setelah menunggu selama 1×24 jam dan korban belum juga ditemukan, keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Bantaran. Selanjutnya, pada tanggal 1 Juni 2026, keluarga membuat laporan orang hilang ke Polsek Bantaran,” jelasnya.

Agus menambahkan, bersamaan dengan laporan orang hilang tersebut, sepeda motor Honda Beat yang digunakan korban ditemukan di aliran sungai Desa Randumerak, Kecamatan Paiton.

Saat ditemukan, kondisi motor sudah tidak utuh karena bodi kendaraan telah dilepas. Setelah diperiksa dan nomor rangka serta dokumen kendaraan dicocokkan, pada Senin (8/6/26), sepeda motor diserahkan kepada pihak keluarga oleh kepolisian.

“Kondisinya sudah tidak memiliki bodi, yang tersisa hanya rangka, mesin, dan beberapa kelengkapan lainnya,” Agus menambahkan.

Kepala Desa Bantaran, Abdullah Rofiq, menegaskan bahwa korban memang sudah tidak diketahui keberadaannya sejak tanggal 30 Mei 2026.

Pemerintah desa bersama keluarga, akunya, telah berupaya melakukan pencarian ke sejumlah daerah namun upaya itu tidak membuahkan hasil.

“Korban meninggalkan seorang suami dan dua orang anak. Setelah jenazah dipulangkan, korban langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat,” ujar Abdullah. 

Seperti diketahui, warga sempat dihebohkan dengan penemuan jenazah yang mulai membusuk di dalam sumur irigasi Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jum’at (3/7/26) pagi.

Jasad ditemukan oleh warga yang hendak mengairi persawahan. Saat ditemukan, jasad dalam keadaan tanpa kain penutup apapun dan diperkirakan telah meninggal lebih dari sepekan. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.