Lumajang,- Penegasan Presiden RI, Prabowo Subianto, bahwa jalan daerah merupakan urat nadi perekonomian rakyat, yang sejalan dengan kebutuhan Kabupaten Lumajang dalam memperkuat konektivitas wilayah dan mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pedesaan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyebut arahan tersebut menjadi penguat bagi pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“Apa yang disampaikan Bapak Presiden sangat relevan dengan kondisi daerah seperti Lumajang yang memiliki sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga potensi pariwisata,” kata Bupati Indah, Rabu (24/6/26).

“Konektivitas jalan menjadi faktor penting dalam mendukung distribusi hasil produksi,” tambahnya.

Ia menegaskan, infrastruktur jalan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai penopang utama aktivitas ekonomi warga.

“Mulai dari akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga pengembangan usaha masyarakat di tingkat desa,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas jalan akan memperlancar arus barang dan jasa, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah.

“Sejalan dengan program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, Pemerintah Kabupaten Lumajang telah melaksanakan peningkatan ruas Tempeh-Kunir pada tahun 2025,” tuturnya.

“Sementara pada 2026, pemerintah daerah mengusulkan penanganan lanjutan pada ruas Tempeh-Pasrujambe sebagai bagian dari penguatan konektivitas antarwilayah,” ia menutupi. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.