Probolinggo,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), mempercepat proses penanganan kerusakan jalan melalui pekerjaan tambal sulam.

Pekerjaan tambal sulam dilakukan pada sejumlah ruas jalan yang tersebar di wilayah barat, tengah dan timur Kabupaten Probolinggo menggunakan truk alpomain.

Kepala DPUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputra mengatakan, langkah ini sebagai upaya menjaga kemantapan jalan sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Penanganan di wilayah barat dilaksanakan pada ruas Jalan Keliling Sukapura sepanjang 0,520 kilometer sebagai tindak lanjut laporan masyarakat melalui aplikasi SAE JAL,” ujar Hengki, Senin (15/6/26).

“Sementara di wilayah tengah, pekerjaan dilakukan pada ruas Jalan Paras–Klenang Kidul sepanjang 9,300 kilometer,” imbuhnya.

Adapun di wilayah timur, penanganan dilaksanakan pada ruas Jalan Jabung Sisir–Kalikajar Kulon sepanjang 6,290 kilometer. Kedua lokasi ini ditangani sebagai respons atas laporan masyarakat yang masuk via layanan Hallo SAE.

DIKEBUT: Proses perbaikan jalan rusak dengan cara tambal sulam menggunakan truk alpomian di ruas jalan Kabupaten Probolinggo. (foto: istimewa).

Hengki menegaskan, tambal sulam ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Probolinggo dalam memberikan pelayanan yang cepat dan responsif terhadap keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan.

“Pekerjaan tambal sulam ini kami lakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang masuk melalui SAE JAL maupun Hallo SAE. Kami berupaya memberikan respons cepat agar kerusakan jalan tidak semakin parah dan tetap aman dilalui oleh masyarakat,” beber Hengki.

Menurutnya, keberadaan kanal pengaduan masyarakat menjadi instrumen penting dalam mendukung percepatan penanganan infrastruktur di Kabupaten Probolinggo.

Melalui laporan yang disampaikan langsung warga, sambung Hengki, pemerintah dapat mengetahui kondisi riil di lapangan secara lebih cepat dan tepat sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

“Partisipasi masyarakat sangat membantu kami dalam mengidentifikasi titik-titik kerusakan jalan yang membutuhkan penanganan segera. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan layanan pengaduan yang telah disediakan,” tuturnya.

Hengki menambahkan kegiatan pemeliharaan jalan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kondisi ruas jalan di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas infrastruktur agar tetap mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian daerah.

“Melalui kegiatan ini kami berharap kualitas jalan tetap terjaga sehingga dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi serta konektivitas antar wilayah di Kabupaten Probolinggo,” tutup Hengki. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.