Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang mulai menunaikan janji politik pasangan Bunda Indah – Mas Yudha dengan meningkatkan honor kader posyandu dari Rp50 ribu menjadi Rp100 ribu per bulan.
Kenaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan motivasi para kader yang memiliki tanggung jawab berat dalam mendampingi balita dan ibu hamil di desa-desa maupun kelurahan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lumajang, Bayu Ruswantoro, menjelaskan sebelumnya honor kader posyandu dinilai tidak sepadan dengan tanggung jawab yang mereka emban.
Meskipun kegiatan posyandu diselenggarakan sekali sebulan, pekerjaan yang dilakukan cukup berat, mulai dari pemantauan tumbuh kembang balita hingga pendataan ibu hamil.
“Bunda Indah ingin ada penambahan honor untuk kader. Ini bentuk perhatian pemerintah sekaligus apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan oleh para kader posyandu,” kata Bayu, Selasa (11/11/25).
Selain kenaikan honor, anggaran operasional setiap posyandu juga mengalami penambahan minimal Rp18 juta per posyandu. “Besaran anggaran dapat lebih tinggi tergantung jumlah balita, ibu hamil, dan dinamika sosial masing-masing wilayah,” katanya.
Bayu menegaskan, langkah ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi kader, sekaligus menunjukkan komitmen Pemkab Lumajang dalam memperhatikan tenaga sukarelawan yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Memang tidak banyak, tapi kami berharap ini bisa menjadi pacuan semangat. Pemerintah daerah berkomitmen terus memperhatikan kader posyandu,” pungkasnya. (*)











