Probolinggo,- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) perwakilan Probolinggo Raya, menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK), Sabtu (1/2/25).
OKK yang diikuti puluhan peserta dari pengurus dan anggota PWI Probolinggo Raya ini berlangsung di Pendopo Prasadja Ngesti Wibawa milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kota Probolinggo.
Ketua PWI Probolinggo, Ahmad Suyuti menyebut, OKK ini dilaksanakan agar para jurnalis mematuhi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sebagai pedoman dalam berkarya sekaligus pengingat aturan dalam organisasi.
“Dengan OKK ini, para jurnalis yang tergabung dalam PWI Probolinggo Raya saya harapkan dapat lebih profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik, sesuai peraturan yang ada,” terang Suyuti.
OKK menghadirkan dua narasumber. Yakni Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jatim, Machmud Suhermono; dan Dewan Kehormatan PWI Jatim, Joko Tetuko.
Dalam materi OKK, jurnalis PWI Probolinggo Raya dibekali khasanah organisasi berikut tata tertibnya, tanggung jawab profesi hingga pola penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam ilmu jurnalistik.
Wartawan juga ditegaskan agar senantiasa bersikap independen, tidak boleh membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul serta menghormati hak-hak narasumber.
Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim mengatakan, OKK jadi salah satu cara PWI untuk mencetak jurnalis yang independen dan profesional dalam menghasilkan produk jurnalistik.
“OKK ini wajib bagi anggota PWI selain UKW, karena menjadi syarat bagi anggota PWI. Dengan OKK ini, jurnalis yang tergabung dalam PWI Probolinggo Raya dapat bekerja secara profesional berlandaskan kode etik jurnalistik,” paparnya. (*)
Editor : Mohamad S
Publisher : Keyra












