Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Politik · 10 Jun 2024 18:26 WIB

Jumlah TPS Pilkada 2024 di Kota Probolinggo Menyusut 50 Persen


					Komisioner KPU Kota Probolinggo, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM), Radfan Faisal. (foto: Hafiz Rozani). Perbesar

Komisioner KPU Kota Probolinggo, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM), Radfan Faisal. (foto: Hafiz Rozani).

Probolinggo,- Jika pada Pemilu 2024, KPU Kota Probolinggo menetapkan jumlah TPS mencapai 669, maka pada Pilkada Kota Probolinggo, jumlah TPS di Kota Probolinggo berkurang hampir separonya.

Berkurangnya jumlah TPS ini juga dibarengi dengan bertambahnya jumlah pemilih dalam setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Komisioner KPU Kota Probolinggo, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM), Radfan Faisal mengatakan, pada Pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024, jumlah TPS di Kota Probolinggo akan mencapai 326 titik.

Meski begitu, jumlah TPS yang akan didirikan di Kota Probolinggo masih belum ditetapkan karena saat ini KPU Kota Probolinggo masih restrukturisasi.

“Jadi ada 326 TPS saat Pilkada 2024. Jumlah tersebut jauh menyusut dari TPS saat Pemilu 2024 yang berada di angka 669 TPS,” ujar Radfan, Senin (1/6/24).

Dengan berkurangnya TPS ini, maka nantinya setiap TPS akan memiliki jumlah pemilih maksimal mencapai 600 orang. Sementara angka aman yang disarankan KPU Provinsi Jatim mencapai 580 orang.

Selain menyusutnya jumlah TPS, pada Pilkada 2024 ini, tidak ada TPS khusus, berbeda dengan Pemilu 2024 lalu yang terdapat 3 TPS khusus.

Selain memang tidak diperbolehkan, juga karena pilkada ini sifatnya lokal. Adapun target partisipasi masyarakat KPU Kota Probolinggo sebesar 87 persen, seperti pada Pemilu 14 Februari lalu.

“Target secara nasional mencapai 77,5 persen, sehingga Pemilu 2024 menjadi standard KPU Kota Probolinggo,” imbuh Radfan.

Untuk dapat mencapai target tersebut, maka KPU Kota Probolinggo akan terus menggelar sosialisasi, salah satunya sosialisasi hingga ke tingkat RT/RW yang telah dilakukan.

“Kemudian sosialisasi pemilih perempuan dihadiri oleh guru-guru, juga pemilih keagamaan, hingga kepemudaan. Kita ingin menyasar seluruh segmen pemilih untuk sosialisasi,” pungkasnya. (*)

 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 130 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dulu Duel saat Pilkada, PDI-P dan Partai Nasdem Kini Dukung Pemerintahan Gus Haris – Ra Fahmi

3 Juli 2025 - 21:34 WIB

Pemilu Nasional dan Pilkada Dipisah, Tantangan Baru bagi Partai Politik

30 Juni 2025 - 15:56 WIB

Pimpin Partai NasDem Kabupaten Probolinggo, Dini Rahmania Siap Maju Pilkada

28 Juni 2025 - 18:50 WIB

Era Baru, Dini Rahmania Nahkodai Nasdem Kabupaten Probolinggo

28 Juni 2025 - 15:04 WIB

Tidak Ada Pemilu, Bawaslu Kota Probolinggo Gandeng Kelompok Cipayung Plus Kerjasama Bidang ini

20 Juni 2025 - 20:30 WIB

Pilkades Serentak di Pasuruan Terancam Ditunda, 17 Desa Gagal Gelar Pemilihan Tahun Ini

14 Juni 2025 - 15:35 WIB

Tingkat Partisipasi Tinggi, KPU Kota Probolinggo Terbitkan 2 Buku Riset Pilkada

29 April 2025 - 20:14 WIB

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Trending di Politik