Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Sosial · 15 Okt 2022 16:29 WIB

Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Dapat Santunan Rp15 Juta, Korban Luka Rp5 Juta


					Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Dapat Santunan Rp15 Juta, Korban Luka Rp5 Juta Perbesar

Pasuruan,- Didampingi Anggota Komisi VIII DPR RI, Anisah Syakur, Menteri Sosial, Tri Rismaharani bagikan santunan kepada ahli waris korban tragedi Kanjuruhan. Santunan diberikan di Kantor Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (15/10/22) pagi.

Total ada 23 orang yang menerima santunan. Dari 23 orang penerima santunan itu, 16 orang ahli waris korban meninggal, 3 orang korban luka berat dan 4 orang korban luka ringan.

Dari 16 orang ahli waris, korban meninggal 8 orang dari Pasuruan, 1 dari Malang, 2 dari Batu, 2 dari Probolinggo dan 2 dari Jember. Sementara 3 orang luka berat dan 4 orang luka ringan, seluruhnya dari Pasuruan.

Bagi korban meninggal Risma memberikan santunan senilai Rp 15 juta per orang. Sedangkan korban luka berat diberi santunan Rp 5 juta per orang. Adapun korban luka ringan Rp 2,5 juta setiap orangnya. Santunan yang diberikan totalnya senilai Rp 265 juta.

“Pemberian santunan ini adalah tugas pokok Kementerian Sosial. Karena tragedi ini merupakan bencana non alam, karena itu saya sekali lagi hanya melaksanakan tugas,” kata Menteri Sosial, Tri Rismaharini.

Diitanya terkait penerima bantuan sosial (bansos), Risma mengatakan bahwa Kemensos mempunyai kriteria dan aturan tersendiri.

“Untuk keluarga penerima bansos itu ada kriterianya, seperti ibu tadi yang mempunyai anak yatim. Sehingga masuk dalam kriteria penerima bansos,” ujarnya.

Sementara itu, warga Kabupaten Pasuruan yang merupakan korban tragedi Kanjuruhan, Murtadho mengucapkan banyak berterima kasih. Meski demikian, ia masih belum melupakan tragedi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) lalu itu.

“Saat kejadian saya berada di lokasi dan saya menjadi korban. Akibatnya tangan saya retak sampai saat ini dan masih belum sembuh, sampai saya masih belum bisa bekerja,” kata dia.

Selain santunan, Kemensos juga memberikan paket sembako. Di lokasi penyerahan, Kemensos juga melakukan sesi konseling psikologis untuk mengurangi trauma bagi korban dan keluarga. (*)

Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan

29 Agustus 2025 - 19:10 WIB

Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan

29 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Perbaikan Tuntas, Jalur Krucil – Tambelang Probolinggo Kini Mulus

29 Agustus 2025 - 04:15 WIB

Stadion Bayuangga Bakal jadi Venue Hari Jadi Kota Probolinggo, Askot PSSI dan Suporter Persipro Meradang

28 Agustus 2025 - 17:24 WIB

PKK Kabupaten Pasuruan Ikut Andil dalam Pencegahan Narkoba Bersama BNN

26 Agustus 2025 - 17:31 WIB

Layang-layang Jadi Penyebab Utama Padamnya Listrik PLN di Lumajang

26 Agustus 2025 - 15:07 WIB

Bangunan Liar di Kawasan Pelabuhan Kota Pasuruan Dibongkar Paksa

25 Agustus 2025 - 18:04 WIB

Stok Beras Medium di Jatim Mulai Langka, Begini Kondisinya di Probolinggo

25 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Sempat Pudar, Tradisi Kelereng Balap Kembali Warnai Agustusan di Kedungsupit Probolinggo

24 Agustus 2025 - 16:48 WIB

Trending di Sosial