Probolinggo,— Anggota DPR RI Komisi VIII, Dini Rahmania bersama puluhan kader Partai Nasdem, menggelar belanja bareng di di Pasar Besuk, Kabupaten Probolinggo, Senin (27/4/2026) pagi.

Dalam belanja bareng itu, Dini membekali warga masing-masing Rp Rp100 ribu untuk belanja kebutuhan. Tentu saja, ‘Belanja Bareng Dini Rahmania’ ini disambut antusias warga.

Momentum ini sekaligus menjadi ajang curhat para pedagang kepada wakil rakyat di Dapil II Probolinggo – Pasuruan itu.

Salah satu pedagang, Susiati mengeluhkan fasilitas dasar pasar yang dinilai kurang memadai. Salah satunya, belum tersedianya kamar mandi atau WC umum bagi pedagang pun pengunjung.

“Kami di sini membutuhkan kamar mandi dan WC. Selama ini tidak ada, padahal dibutuhkan pedagang dan pembeli,” curhatnya.

Menanggapi hal itu, Dini menegaskan komitmennya untuk membantu memoles Pasar Besuk sehingga pasar tradisional itu lebih layak ditempati sebagai pusat perekonomian masyarakat.

Sebab menurutnya, keberadaan fasilitas umum yang memadai merupakan bagian penting dalam mendukung kenyamanan aktivitas ekonomi di pasar tradisional.

“Pasar yang bersih dan tertata seperti Pasar Besuk ini perlu didukung dengan infrastruktur yang lengkap agar semakin menarik minat masyarakat untuk berbelanja,” ujar Dini.

Harga Komoditas Stabil

Selain soal fasilitas, Dini juga menerima masukan terkait fluktuasi harga bahan pokok. Meski demikian, ia menyebut harga komoditas pasar relatif stabil.

“Tadi ayam tidak terlalu naik, telur juga tidak. Alhamdulillah,” tutur legislator berusia 39 tahun itu.

Aktivitas belanja bersama sengaja digelar, sebut Dini, demi menciptakan perputaran uang di pasar tradisional dalam waktu singkat.

“Insyaallah sekitar kurang lebih mungkin 20–30 juta lah perputaran uangnya,” ungkap politisi yang juga Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Probolinggo ini.

Ajakan bagi Masyarakat

Lebih jauh, Dini mengajak masyarakat, khususnya warga sekitar pasar, untuk kembali meramaikan pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat.

Ia menilai, interaksi langsung antara pembeli dan pedagang menjadi kekuatan utama yang tidak dimiliki pasar modern.

“Harapannya kita semua bisa meramaikan pasar, bisa kembali belanja di pasar. Masyarakat senang, pedagang senang, dan insyaallah makin sejahtera,” tuturnya.

Sekedar diketahui, program ‘Belanja Bareng Dini Rahmania’ merupakan program andalan Dini Rahmania untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Pasar Besuk menjadi titik kelima dalam rangkaian kunjungan pasar selama sepekan terakhir. Selanjutnya, belanja bareng akan dilakukan di Pasar Sukapura dan Banyuanyar. (*)

Editor: Mohammad S

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.