Pasuruan– Antrean panjang kendaraan truk untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi sempat terjadi di kawasan SPBU Winongan, Jumat (26/6/2026) pagi.

Kepadatan antrean tersebut membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi ikut tersendat, terutama di jam sibuk aktivitas masyarakat.

Untuk mengurai kondisi itu, personel Polsek Winongan turun langsung ke lapangan melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus memastikan antrean kendaraan tetap tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Ditengah pengaturan arus lalu lintas, Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin melihat seorang pedagang cilok yang berjualan tak jauh dari area SPBU.

Dari situ, ia kemudian membeli beberapa bungkus cilok dan membagikannya langsung kepada para sopir truk yang sejak pagi menunggu giliran pengisian solar bersubsidi.

Aksi sederhana itu sontak mendapat respons positif dari para sopir yang tengah mengantre dalam kondisi lelah dan sebagian diduga belum sempat sarapan.

Menurut AKP Nanang Abidin, langkah tersebut berangkat dari kepedulian terhadap kondisi para sopir di lapangan, terutama saat antrean berlangsung sejak pagi hari.

“Karena kondisinya pagi, mungkin para sopir ada yang belum sarapan, biar ada isinya,” tutur Kapolsek.

“Jadi saya punya inisiatif membeli cilok dari pedagang di sekitar SPBU, kemudian membagikannya kepada para sopir yang sedang mengantre. Semoga bisa sedikit membantu meskipun cuma Rp 5 ribu sebungkus,” imbuhnya.

Sementara itu, antrean kendaraan di lokasi mulai berangsur terurai setelah stok solar subsidi di SPBU tersebut dilaporkan telah habis.

Kondisi lalu lintas di sekitar Winongan perlahan kembali normal seiring berkurangnya kendaraan yang menunggu pengisian BBM. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.