Probolinggo,– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Senin (22/6/26) siang, mendistribusikan air bersih kepada warga Dusun Krajan, Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces.
Distribusi air bersih dilakukan karena pasokan air dari PDAM tidak mengalir selama 15 hari. Alhasil, warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief menyebut, sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 30 kepala keluarga (KK) atau sekitar 130 jiwa.
Bantuan tersebut diberikan karena warga terdampak gangguan layanan air bersih PDAM yang telah berlangsung selama dua pekan lebih.
“Kami mendistribusikan air bersih sebagai bentuk respons cepat BPBD terhadap kebutuhan warga yang terdampak gangguan layanan PDAM. Setelah menerima laporan, kami langsung bergerak mengirimkan 5.000 liter air bersih,” kata Oemar.
BPBD Kabupaten Probolinggo, klaim Omear, akan terus berkoordinasi dan memantau perkembangan di lapangan, sekaligus menyiapkan langkah-langkah penanganan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih yang tersedia secara bijak. Apabila kondisi ini masih berlanjut, BPBD siap kembali mendistribusikan air bersih sesuai kebutuhan dan permintaan warga,” imbuh Oemar.
Sebelumnya, Kamis (18/6/2026), BPBD Kabupaten Probolinggo juga mendistribusikan air bersih kepada warga Dusun Togur Laok, Desa Tegalwatu, Kecamatan Tiris.
Sebanyak 6.000 liter air bersih disalurkan akibat gangguan layanan PDAM yang menyebabkan warga mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. (*)











