Probolinggo,– Dugaan praktek perampasan kendaraan bermotor oleh oknum debt collector kembali terjadi di wilayah hukum Polres Probolinggo. Kali ini terkadi di Halte Bus Jl. Panglima Sudirman, Kecamatan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kamis (17/4/26).
Kejadian ini menjadi sorotan publik setelah video perampasan motor di ruang terbuka menyebar di media sosial (medsos) dan kemudian viral.
Dalam video berdurasi 35 detik yang diunggah akun TikTok @mahfud.cat.mahfud, memperlihatkan seorang pengendara motor dihentikan secara tiba-tiba oleh sekelompok orang tak dikenal di lokasi yang sejatinya banyak warga beraktifitas.
Ketegangan terjadi saat pemilik kendaraan mencoba mempertahankan kendaraannya. Dilain pihak, sekelompok orang ngotot menarik paksa motor dari tangan si pemilik.
Pemilik akun, Mahfud Rosyi Oto atau yang akrab disapa Pak Mahfud, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut.
“Ini kejadian tanggal 17 April 2026 di Semampir, Guys. Dia secara berani dan terang-terangan kembali lagi ke jalan. Ada apa penegakan hukum di Kabupaten Probolinggo ini?” kecam Mahfud.
Ia juga menyoroti belum adanya kejelasan atas persoalan hukum dengan oknum debt collector, yang pernah ia alami. Sementara pihak yang diduga terlibat kasus, disebut-sebut kembali beraktivitas.
“Masyarakat menanyakan apakah dengan begini ada ‘bagian’? Saya bingung sebagai masyarakat Kabupaten Probolinggo. Persoalan saya tidak ada kejelasan, sedangkan mereka sudah kembali lagi ke jalan. Ingat, negara ini negara hukum, kemana APH (Aparat Penegak Hukum, red) ini?,” kecamnya.
Respons warganet pun bermunculan atas postingan tersebut. Akun @tibut.suharsono menilai praktek perampasan motor di jalan oleh jabel atau debt collector tersebut, berjalan secara terstruktur.
“Udah terstruktur iku APH sama DC bang, gak mungkin menutup mata,” tulisnya.
Sementara akun netizen lainnya, @babafaza19 menyatakan dukungan agar kasus ini diusut tuntas. “Kami masyarakat dukung Om Mahfud, usut tuntas,” tulisnya.
Komentar yang menyampaikan rasa kekhawatiran juga disampaikan akun @lisaserlina5. “Aku obe takol se kluarah pak (Jadi takut mau keluar rumah pak),” tulisnya. (*)












