Jember,- Kereta Api Ijen Ekspres yang melayani relasi Ketapang–Malang pulang pergi telah genap beroperasi selama satu tahun sejak pertama kali dijalankan pada 1 Februari 2025.

Sepanjang periode hingga 31 Januari 2026, layanan ini mencatat jumlah penumpang mencapai 271.714 orang.

Data tersebut menunjukkan, sebanyak 133.031 penumpang tercatat berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 9 Jember.

Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba di wilayah yang sama mencapai 138.683 orang.

Selama satu tahun operasional, tingkat keterisian kursi rata-rata berada di angka 76,3 persen dengan ketepatan waktu perjalanan atau On-Time Performance (OTP) sebesar 99,2 persen.

Seiring meningkatnya jumlah pengguna, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penyesuaian susunan rangkaian kereta pada Juni 2025.

Penyesuaian ini bertujuan untuk menambah kapasitas angkut sekaligus menyesuaikan komposisi layanan dengan kebutuhan penumpang.

Awalnya, KA Ijen Ekspres dioperasikan dengan tiga kereta eksekutif dan tiga kereta ekonomi New Generation dengan total 366 tempat duduk.

Setelah penyesuaian, rangkaian diubah menjadi dua kereta eksekutif dan empat kereta ekonomi New Generation, ditambah satu kereta restorasi dan satu kereta pembangkit.

Dengan perubahan tersebut, kapasitas meningkat menjadi 388 kursi dalam setiap perjalanan.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan, penyesuaian tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.

“Komposisi rangkaian disesuaikan dengan tren penumpang. Penambahan kereta ekonomi New Generation diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat tanpa mengesampingkan kenyamanan perjalanan,” kata Cahyo, Senin (2/2/26).

Selain itu, KAI juga mengingatkan masyarakat agar selalu menggunakan saluran resmi dalam memperoleh informasi maupun melakukan pemesanan tiket.

Penumpang diminta untuk memanfaatkan aplikasi Access by KAI, situs resmi serta mitra penjualan resmi lainnya.

“Kami berharap pelanggan selalu mengacu pada informasi resmi agar perjalanan dapat direncanakan dengan aman dan nyaman,” pungkas Cahyo. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.