Pasuruan,- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur berencana mengalihkan rute bus antar kota dalam provinsi (AKDP) yang melintas di wilayah Kota Pasuruan.

Kebijakan tersebut diambil setelah ditemukan masih rendahnya tingkat kepatuhan bus AKDP untuk masuk ke Terminal Untung Suropati, Kota Pasuruan.

Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (P3LLAJ) Probolinggo, Achmad Fadil, mengatakan selama ini bus AKDP dengan trayek Surabaya–Probolinggo melintasi Jalur Pantura dan seharusnya masuk ke Terminal Untung Suropati sebelum melanjutkan perjalanan.

Namun berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan pihaknya, banyak armada yang tidak memasuki terminal dan tetap melanjutkan perjalanan melalui jalur utama.

“Bus AKDP yang melintas wajib masuk terminal. Namun dari hasil survei yang kami lakukan, masih banyak yang tidak singgah ke Terminal Untung Suropati,” kata Fadil, Sabtu (20/6/26).

Menurutnya, Terminal Untung Suropati menjadi titik singgah bagi bus AKDP dari empat arah trayek, yakni Surabaya, Malang, Mojokerto, dan Probolinggo.

Data UPT P3LLAJ Probolinggo menunjukkan tingkat kepatuhan armada yang masuk ke terminal masih berada di angka sekitar 43 persen. Sementara bus AKDP dari arah Surabaya, hasil survei mencatat tidak ada armada yang masuk ke terminal.

Kewajiban singgah di terminal diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Aturan itu mewajibkan kendaraan angkutan umum menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal yang telah ditetapkan.

Sebagai tindak lanjut, Dishub Jatim akan mengalihkan trayek bus AKDP dari arah Surabaya melalui Jalur Lingkar Selatan. Rute baru direncanakan melewati Jalan Gatot Subroto, Simpang Empat Kebonagung, Jalan Setyabudi hingga Jalan KH Hasyim Asy’ari.

Fadil mengklaim, kajian dan persiapan pengalihan trayek telah dilakukan. Dalam waktu dekat, rambu-rambu pendukung juga akan dipasang di sejumlah titik.

Ia menambahkan, kebijakan itu akan tetap diberlakukan meskipun perbaikan Jembatan Buk Wedi telah selesai. Sementara, jalur Pantura di wilayah Kota Pasuruan direncanakan menjadi koridor layanan Bus Trans Jatim.

“Kajian sudah kami siapkan dan rambu-rambu segera dipasang. Ke depan bus AKDP tetap diarahkan melalui Jalur Lingkar Selatan,” ujarnya memastikan. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.