Ada Kendaraan Mudik Khusus di Lebaran Tahun ini, Apa itu?

KADEMANGAN,- Pemerintah pusat telah mengeluarkan peraturan larangan mudik bagi warga dan larangan beroperasi bagi moda transportasi atau kendaraan angkutan umum. Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Peraturan Menteri Perhubungan nomer 13 Tahun 2021 tentang pengendalian transportasi yang berlaku sejak 6 hingga 17 Mei 2021.

Namun, meski kendaraan transportasi dilarang beroperasi, Kementerian Perhubungan menyiapkan kendaraan mudik khusus, yakni Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan (Angkutan Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP).

Hal itu dijelaskan kepala UPT. Terminal Bayuangga Probolinggo, Budi Harjo. Dikatakannya, selama mudik dilarang pemerintah mengoperasikan AKAP dan AJAP, yang akan beroperasi 12 hari, selama larangan mudik diberlakukan.

“Namun nantinya, penumpang yang bisa naik angkutan ini ada kategorinya. Yakni pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMN, TNI/Polri dengan izin tertulis, pegawai swasta dengan izin tertulis dari pimpinan perusahaan, pekerja sektor informal dengan izin dari kepala desa, serta masyarakat umum, dengan kunjungan keluarga sakit, meninggal, hamil, persalinan dan kepentingan non mudik lainnya dengan izin kepala desa,” ujar Budi Harjo, Senin (3/5/1).

Meski demikian, sambungnya, mekaniasme operasional dua angkutan khusus ini masih belum di ketahui, apakah berapa unit yang beroperasi dalam sehari atau berupa harga tiket perorangan

“Selama larangan beroprasinya transportasi diterapkan, UPT Terminal Bayuangga akan tetap beroperasi dan menyiagakan petugas seperti biasa. Selain itu, kami juga telah menyiapkan genose tes secara gratis sejak April kemarin,” bebernya.

Larangan mudik bagi moda dikeluhkan salah satu kru bus asal banyuwangi, Siono. ia menyayangkan kebijakan itu karena dinilain merugikan perusahaan bus. Selain itu, banyak para awak kru bus yang nantinya akan menganggur.

“Saya berharap, tidak ada pembatasan transportasi, jika itu tetap dilakukan, pemerintah harus memberikan bantuan kepada awak kru bus, dan transportasi lainnya sehingga mereka ini tetap dapat pengahasilan,” kecam dia.(*)

Baca Juga  12 Desa Didominasi Wajah Baru, Bupati Kawal APBDes

Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Albafillah

Baca Juga

Lebaran Ditengah Pandemi, Pemkab Probolinggo Tutup Destinasi Wisata

DRINGU,- Para wisatawan, khususnya warga Kabupaten Probolinggo, pada libur lebaran tahun ini harus gigit jari. …