PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Teka-teki penyebab kecelakaan maut di Desa Karang Pranti, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (8/9) pagi, akhirnya terjawab. Polisi memastikan insiden itu terjadi karena sopir Agya mengantuk.

Kanitlaka Polres Probolinggo Ipda Nyoman Harayasa mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, disimpulkan bahwa ada kelalaian dari sopir Agya, Maman Afandi (21) warga Wringin Anom, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

“Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena sopir Agya melajukan mobil dalam keadaan mengantuk dengan dengan kecepatan tinggi sehingga menabrak tronton yang sedang diparkir di bahu jalan sebelah utara,” kata Nyoman menjelaskan.

Sebelum kecelakaan yang menewaskan pasangan suami-istri (pasutri) dan anaknya ini terjadi, lanjut Nyoman, posisi penumpang didalam mobil diketahui kursi depan diduduki 2 laki-laki, yakni Maman dan Syamsul Arifin (25) asal Desa Randujalak, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.

Pada kursi belakang atau kursi kedua, ada istri Maman, Yunifah Dian Anggraeni (21) tepat di bekakang kursi Maman, lalu dibagian kiri seat ada istri Syamsul yakni Siti Istiqomah (26) yang menggendong anaknya, Malika Bilqis Sabrina Shaki (3). Rombongan ini melaju dari arah barat ke timur.

“Pada saat kecelakaan, posisi mobil yang menyeruduk tronton itu dibagian kiri, ini yang membuat sopir selamat dan istrinya hanya mengalami luka dibagian kepala,” tutur Nyoman.

Temuan polisi itu diakui sopir Agya, Maman Afandi. Menurutnya, di dalam perjalanan ia merasa kelelahan dan mengantuk setelah menempuh perjalanan dari Surabaya menuju Probolinggo. Padahal sebelumnya, ia telah berhenti untuk istirahat selama tiga kali.

“Sudah istirahat tiga kali saat dalam perjalanan, tapi karena membawa anak kecil jadinya saya paksakan tetap jalan biar cepat sampai ke tujuan,” tutur Maman saat ditemui di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalur pantura Desa Karangpranti. Minibus jenis Toyota Agya nomor polisi N-1671-NE menyeruduk Truk Tronton berplat L-8762-YB yang bermuatan keramik. (*)

 

Penulis : Moh Ahsan Faradies

Editor : Efendi Muhammad

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here