PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Satuan Reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo meringkus dua sekawan terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang beraksi di wilayah Kecamatan Paiton.

Keduanya adalah Hendra Setiawan (24) dan Firmansyah (26) yang sama-sama berasal dari Desa Jabung Wetan, Kecamatan Paiton. Tak hanya berhasil melumpuhkan, polisi juga menghadiahi dua begal sadis ini masing-masing sebiji timah panas pada kedua kakinya.

Dari ungkap kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa sebuah motor jenis Honda Beat dengan nopol N-2551-PB milik Rofiqi Muktadu Rahman (24) pada 23 Juli lalu. Motor matic itu berhasil diamankan petugas setelah sebelumnya dijual pelaku melalui media sosial ‘Facebook’ (FB) seharga Rp 3,5 juta.

Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurnianto mengatakan, kedua pelaku berhasil diringkus di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton. Ungkap kasus ini bermuka dari kunci T milik pelaku yang tertinggal di tempat kejadian perkara (TKP).

“Keduanya kami amankan saat melihat petik laut di TPI. Kami menyergap mereka setelah melakukan pengembangan terhadap barang bukti berupa kunci T milik pelaku yang tertinggal di TKP,” kata Eddwi, Selasa (12/8).

Dari penelusuran polisi, diketahui Hendra dan Firman tidak hanya sekali merampas motor. Beberapa pekan sebelumnya, mereka juga mengambil paksa sebuah sepeda motor jenis Suzuki Satria FU, namun berhasil digagalkan pemilik yang dibantu warga.

“Mereka ini residivis, tidak hanya sekali ini saja beralsi. Mereka kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan, ancaman hukumannya tujuh tahun penjara,” tutur Eddwi.

Salah satu pelaku, Firmansyah mengakui jika ia dan Hendra tidak hanya mencuri di satu TKP saja. Akan tetapi, aksi sebelumnya gagal karena target curiannya tidak berhasil didapatkan.

“Sempat mau ambil sepeda motor Satria FU di lapangan futsal Paiton, tapi gagal. Kami terpaksa curi motor, ya tetap karena kebutuhan ekonomi, karena kami kerjanya cuma jadi pengamen,” tutur pria lulusan SD ini. (*)

 

 

Penulis : Moh Ahsan Faradies

Editor : Efendi Muhammad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here