Jember,- Perumda Perkebunan (PP) Kahyangan Jember menggelar rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (23/8/26).

Kegiatan diisi jalan sehat, donor darah, serta pemberian penghargaan kepada karyawan yang dinilai berkontribusi dalam pengamanan aset perusahaan.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran direksi dan sekitar 200 karyawan dari lima kebun yang dikelola PP Kahyangan Jember, yakni Kebun Sumber Pandan, Sumber Tenggulun, Gunung Pasang, Sumber Wadung, dan Kalimerawan.

Direktur Utama PP Kahyangan Jember, Gogot Cahyo Baskoro, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perayaan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan di lingkungan perusahaan.

“Ini adalah upaya kami untuk merekatkan, menjalin kebersamaan bersama seluruh keluarga besar PP Kahyangan. Karena kami ini direksi yang baru, hal paling utama yang perlu dibenahi adalah rasa untuk saling memiliki, serta menjaga dan mengamankan aset-aset perusahaan,” ujar Gogot.

Gogot menegaskan, kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran perusahaan. Seluruh kebutuhan acara, termasuk doorprize dan hadiah utama, berasal dari dukungan sponsor dan mitra PP Kahyangan.

“Acara ini sama sekali tidak menggunakan anggaran milik perusahaan. Jadi semuanya murni dari pihak sponsor, baik itu doorprize maupun hadiah-hadiah utama,” katanya.

Menurutnya, dukungan tersebut berasal dari sejumlah mitra, termasuk perbankan dan pihak swasta yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan PP Kahyangan Jember.

Selain kegiatan olahraga dan donor darah, manajemen memberikan penghargaan kepada empat karyawan yang dinilai memiliki dedikasi dalam mencegah pencurian aset perusahaan.

Penghargaan itu menjadi bagian dari upaya manajemen mendorong karyawan ikut menjaga aset perkebunan.

Sebelumnya, direksi juga memberikan penghargaan kepada sembilan petugas keamanan di Kebun Gunung Pasang karena berhasil menggagalkan aksi pencurian kopi.

“Hari ini, kami memberikan apresiasi terhadap karyawan atas dedikasi dan komitmennya di dalam mengamankan dan melindungi aset-aset perusahaan,” tutur Gogot.

Ia berharap, penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi karyawan dan buruh perkebunan lainnya untuk lebih aktif menjaga keamanan lingkungan kerja.

“Jika ada sesuatu yang mencurigakan, segera sampaikan kepada kita. Kalau berani digagalkan, gagalkan. Kalau tidak, segera koordinasi dengan pihak keamanan,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan donor darah menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengatakan kebutuhan darah di Jember mengalami peningkatan.

“Kami mencatat adanya peningkatan permintaan darah hingga 10 persen. Lonjakan ini dipicu oleh kebutuhan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) yang meningkat serta adanya permintaan bantuan untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT),” jelas Zainollah.

Dari kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Jember berhasil mengumpulkan 30 kantong darah. Sebagian stok tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan bantuan bagi korban gempa bumi di NTT.

“Untuk bantuan ke NTT, kami sesuaikan dengan permintaan yang masuk. Setidaknya melalui kegiatan hari ini, kami melakukan persiapan stok darah terlebih dahulu,” ungkap Zainollah. (*)


 

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.