Probolinggo,– Bukan sekadar wajah dan suara, SMA Negeri 1 (SMAN 1) Kota Probolinggo kini memiliki dua sosok yang siap menjadi penggerak perubahan.
Ibad Zulhusni Ahyan dan Desti Imah Amalillah Hafi terpilih sebagai Putra dan Putri SMASA Ambassador 2026 dalam grand final yang digelar, Rabu (17/6/2026).
Ajang bertajuk ‘Shine Your Light, Raise Your Voice, Be Inspiring with SMASA Ambassador 2026’, mempertemukan delapan pasang finalis dalam satu panggung untuk menunjukkan kemampuan, bakat, serta gagasan terbaik mereka.
Ketua Panitia SMASA Ambassador 2026, Ineva Regita Alzena Susanto, mengatakan bahwa pemilihan Putra dan Putri SMASA bertujuan untuk menghadirkan figur yang mampu menjadi representasi sekolah sekaligus memperkenalkan SMAN 1 Kota Probolinggo di tingkat lebih luas.
“Selain itu, ajang ini juga menjadi wadah bagi siswa-siswi SMAN 1 Kota Probolinggo yang memiliki bakat dan potensi. Nantinya mereka diharapkan dapat menjadi teladan serta inspirasi bagi siswa lainnya,” ujar Ineva, Rabu (17/6/26).
Melalui proses seleksi dan penilaian yang ketat, Ibad Zulhusni Ahyan dan Desti Imah Amalillah Hafi akhirnya berhasil meraih gelar Putra dan Putri SMASA Ambassador 2026.
Keduanya kini memegang tongkat estafet sebagai duta sekolah yang bertugas mewakili, mempromosikan, dan membawa nama baik SMAN 1 Kota Probolinggo.
Tak hanya itu, mereka juga diharapkan menjadi ikon sekolah yang berprestasi, berkarakter, berwawasan luas, serta mampu menginspirasi siswa untuk meraih prestasi di tingkat kota, provinsi, nasional, hingga internasional.
“Kami berharap Putra dan Putri SMASA Ambassador yang terpilih dapat memberikan kontribusi terbaik bagi SMAN 1 Kota Probolinggo, baik dalam bidang prestasi maupun pengembangan program sekolah,” beber dia.
“Bagi finalis yang belum terpilih, kami berharap tetap mendukung berbagai program sekolah ke depannya,” imbuh Ineva.
Sementara itu, Putra dan Putri SMASA Ambassador 2026, Ibad Zulhusni Ahyan, dan Desti Imah Amalillah Hafi kompak mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. “Saya ingin membantu siswa-siswi SMAN 1 Kota Probolinggo agar lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris melalui program English for Everyone (EFE), sehingga sekolah ini semakin siap menuju tingkat internasional,” ucap keduanya kompak.
Selain program peningkatan kemampuan bahasa Inggris, ia juga berkomitmen untuk meningkatkan eksistensi sekolah melalui media sosial serta memperkuat citra SMASA agar semakin dikenal luas, disamping ingin menghadirkan lingkungan sekolah yang lebih positif melalui program Sapa SMASA.
“Perubahan besar bisa dimulai dari hal sederhana. Melalui program Sapa SMASA, saya ingin menghadirkan semangat positif setiap pagi agar teman-teman datang ke sekolah dengan perasaan lebih bahagia, dihargai, dan siap untuk belajar,” tuturnya.
Selain pemilihan Putra dan Putri SMASA Ambassador 2026, ajang tersebut juga menetapkan sejumlah duta sekolah lainnya. Ahmad Al Ghazali dan Maliqa Ariesta Aulia Rachma terpilih sebagai Duta Olahraga, Febriyan Putra Prawira dan Sheila Meilani Putri sebagai Duta Literasi,
Kemudian, Rama Fadila Yudyarta dan Tazkiyah Putri Alfianti sebagai Duta Kesehatan, Mochammad Haikal Hibatullah dan Keylista Maritza Wardhani sebagai Duta Kesenian, serta Fadel Sabil Adinata dan Safira Nararya Maharani sebagai Duta Lingkungan.
Kini tongkat estafet kepemimpinan telah berpindah tangan. Kehadiran SMASA Ambassador 2026 diharapkan tidak hanya menjadi simbol kebanggaan sekolah.
Disamping itu, juga menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan semangat prestasi dan membawa nama SMAN 1 Kota Probolinggo semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. (*)












