Probolinggo,- Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), membuka kembali objek wisata Gunung Bromo, terhitung mulai Kamis dini hari (20/8/26). Destinasi Bromo dibuka pada empat pintu sekaligus.
Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I BB TNBTS, Septi Eka Wardani mengatakan, pada hari pertama kembali dibukanya Bromo, tercatat 1.086 wisatawan berkunjung.
Para wisatawan yang berkunjung masuk melalui empat pintu masuk sekaligus secara merata, yakni via Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang.
“Benar, pada hari ini wisata Bromo kembali dibuka pascakarhutla yang terjadi. Tercatat hingga Kamis siang sebanyak 1.086 pengunjung masuk ke Bromo,” kata Septi.
Septi menjelaskan, pihaknya masih terus bersiaga dengan melakukan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Selain itu, mobil pemadam kebakaran milik BB TNBTS juga masih disiagakan di Cemoro Lawang, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
“Kami mengimbau wisatawan, pelaku wisata, hingga masyarakat yang melintas untuk berhati-hati dalam penggunaan api. Saat ini masih musim kemarau dan banyak vegetasi kering, sehingga kami berharap kejadian sebelumnya tidak terulang,” imbuhnya.
Salah satu wisatawan, Yayang Indriani, mengaku senang dapat berkunjung ke Bromo. Sebelum berangkat, ia sempat sedih setelah mendapat kabar bahwa kawasan Bromo ditutup akibat kebakaran.
“Ini adalah kunjungan pertama saya dan pemandangan Bromo indah sekali,” ucap wisatawan asal Palembang, Sumatera Selatan ini.
“Harapannya, pengunjung tidak membuang puntung rokok sembarangan dan semoga kejadian kebakaran kemarin tidak terjadi lagi,” harap Yayang. (*)












