Sumenep,- Insiden kebakaran hebat melanda Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/26) pagi.
Musibah pelayaran rute Surabaya–Makassar ini mengakibatkan lima penumpang meninggal dunia, sementara ratusan penumpang lainnya berhasil dievakuasi selamat oleh tim SAR gabungan dan kapal-kapal niaga di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan data Badan SAR Nasional (Basarnas), insiden kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB.
Kobaran api yang cepat membesar disertai kepulan asap hitam pekat memaksa para penumpang mengenakan rompi pelampung dan berkumpul di area anjungan serta haluan kapal untuk memohon pertolongan.
Bahkan, sejumlah penumpang sempat melompat ke laut demi menyelamatkan diri dari kepungan api.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit PH, mengonfirmasi bahwa hingga operasi evakuasi berlangsung, total ada 234 orang korban yang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
Dari jumlah tersebut, 229 orang dinyatakan selamat dan lima orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Data sementara mengonfirmasi 229 penumpang selamat dan lima orang meninggal dunia. Seluruh korban dievakuasi bertahap menggunakan kapal penolong menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Kalianget Sumenep,” ujar Nanang.
Evakuasi Libatkan Armada Gabungan
Operasi penyelamatan di perairan laut Madura ini dilakukan secara intensif dengan menggerakkan sembilan kapal penolong.
Armada yang terlibat mencakup KN SAR 249 Permadi, kapal patroli Pos SAR Sumenep, armada TNI Angkatan Laut seperti KRI Nala-363 dan KRI Bung Hatta-370, serta sejumlah kapal niaga dan perahu nelayan setempat.
Evakuasi terbesar dilakukan oleh KM Meratus Pematang Siantar yang mengangkut 111 orang, dengan rincian 109 penumpang selamat dan dua korban meninggal dunia.
Kapal lain yang turut menyeberangkan korban di antaranya TB Hasnur 26, Transko Arafura, KM Meratus Project 3, SC Aila XVII, Selaras Mas, British Mentor, serta perahu nelayan asal Ambunten.
Setibanya di darat, para korban selamat langsung mendapatkan penanganan medis dan pendataan.
Korban yang membutuhkan perawatan intensif dirujuk ke rumah sakit terdekat, termasuk RS Garam Sumenep dan fasilitas kesehatan di Surabaya.
Evaluasi Manifes dan Penyebab Kebakaran
Sementara itu, pihak Kepolisian Resor Sumenep dan Kementerian Perhubungan mencatat adanya perbedaan antara manifes resmi kapal dengan jumlah riil penumpang di lapangan.
Berdasarkan dokumen manifes awal, KMP Mutiara Sentosa 2 membawa total 271 orang yang terdiri atas 232 penumpang, 26 ABK, dan 13 ABK tambahan.
Namun, petugas di lapangan menemukan beberapa penumpang, termasuk anak-anak, yang belum terdaftar secara rinci.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pemerintah akan mengevaluasi menyeluruh terhadap operator kapal PT Atosim Lampung Pelayaran setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelesaikan investigasi terkait penyebab pasti kebakaran.
“Penyebab utama kebakaran masih diselidiki oleh tim KNKT. Hasil investigasi ini akan menjadi bahan evaluasi total bagi keselamatan pelayaran serta kepatuhan pencatatan manifes kapal penumpang,” beber Dudy. (*)











