Probolinggo,- Rumah milik Aryo Ami dusun Pasar Desa Ketompen, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, terbakar pada Minggu (2/8/2026).

Warga sekitar yang melihat kobaran api pertama kali segera membangunkan pemilik rumah dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.

Warga sekitar, Muji, mengatakan bahwa kobaran api pertama kali terlihat saat kondisinya sudah cukup besar.

Menurutnya, saat itu pemilik rumah sedang tertidur lelap sehingga warga berinisiatif membangunkannya agar segera menyelamatkan diri.

“Dalam waktu singkat api sudah melalap sebagian gudang yang terhubung dengan teras rumah atau bekas toko. Warga kemudian langsung melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran,” ujar Muji.

Laporan kebakaran diterima Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Kraksaan pada pukul 14.06 WIB.

Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 14.20 WIB dan segera melakukan pemadaman serta pendinginan. Namun penanganan kebakaran selesai pada pukul 14.58 WIB.

“Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak dalam peristiwa tersebut,” demikian bunyi laporan resmi Satpol PP Damkar Unit Kraksaan yang diterima jurnalis ini.

“Namun, kebakaran mengakibatkan sebagian rumah dan gudang mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian material ditaksir sekitar Rp50 juta,” imbuhnya.

Musibah ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan lain. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang. (*)


Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.