Pasuruan,- Pertandingan babak delapan besar Turnamen Sepak Bola Kades Mendalan Cup 2026 antara Pasirpanjang FC melawan Arum FC berakhir ricuh hingga laga dihentikan, Selasa (16/6/2026) sore.

Akibat insiden tersebut, pertandingan babak delapan besar dan semifinal turnamen ditunda sementara.

Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, ratusan penonton tampak merangsek masuk ke tengah Lapangan Gelora PSMS Mendalan, Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan.

Sejumlah panitia pelaksana terlihat berusaha mengamankan situasi di tengah kepungan massa. Kericuhan dan gesekan antarsuporter pun tak terhindarkan.

Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula saat pertandingan memasuki babak kedua.

Keputusan wasit yang tetap melanjutkan permainan meski bola dinilai telah keluar lapangan memicu protes dari sejumlah pemain Pasirpanjang FC.

Situasi kemudian memanas hingga sejumlah suporter masuk ke area lapangan dan terlibat gesekan dengan pendukung tim lawan.

Akibat kondisi yang tidak kondusif, pertandingan akhirnya dihentikan saat skor masih imbang 0-0.

Dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin mengatakan situasi telah kembali kondusif setelah insiden yang terjadi saat pertandingan berlangsung.

Ia juga memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Ada sedikit insiden, alhamdulillah kondusif. Tidak ada korban luka,” ujar Nanang.

Sementara itu, Kepala Desa Mendalan, Suheri, mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Polres Pasuruan terkait tindak lanjut pasca insiden tersebut.

“Kami masih berkoordinasi dengan Polres Pasuruan,” kata Suheri.

Untuk sementara, pertandingan babak delapan besar dan semifinal Kades Cup 2026 Desa Mendalan ditunda.

Informasi mengenai jadwal lanjutan turnamen akan diumumkan setelah proses koordinasi dan evaluasi selesai dilakukan. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.