Pasuruan,- Seorang pria asal Kabupaten Probolinggo menjadi sasaran amuk massa setelah diduga melakukan pencurian sepeda motor Honda PCX di Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (9/6/2026) malam.
Terduga pelaku berinisial AW (26). Ia ditangkap warga setelah diduga membawa kabur sepeda motor milik seorang warga dengan modus berpura-pura sebagai calon pembeli.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di Dusun Krajan I, Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan.
Kejadian bermula ketika pemilik sepeda motor Honda PCX bernopol N 5784 TEC, sedang berada di Madura. Sebelumnya, terduga pelaku diketahui telah menghubungi korban dengan maksud melihat sepeda motor yang hendak dijual.
Karena tidak berada di rumah, korban meminta seorang kerabatnya untuk menemui terduga pelaku sebagai calon pembeli.
Saat bertemu di rumah korban, terduga pelaku memeriksa kondisi fisik sepeda motor, termasuk bagian speedometer. Setelah itu, ia menanyakan keberadaan spion kendaraan.
Ketika saksi masuk ke dalam rumah untuk mengambil spion yang dimaksud, terduga pelaku justru langsung membawa kabur sepeda motor matic tersebut.
Menyadari sepeda motor dan terduga pelaku sudah tidak berada di lokasi, kerabat korban langsung mengejar. Terduga pelaku akhirnya berhasil dihentikan di wilayah Desa Karangtengah, Kecamatan Winongan.
Kerabat korban berteriak meminta pertolongan warga dengan kata “maling”. Warga yang berdatangan selanjutnya ikut membantu mengamankan terduga pelaku sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.
Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin mengatakan, pihaknya menerima informasi dari Kepala Desa Kedungrejo terkait adanya seorang terduga pelaku pencurian yang telah diamankan warga.
“Malam tadi saya mendapat informasi dari Pak Kades Kedungrejo bahwa ada terduga pelaku yang diamankan warga. Kami bersama anggota langsung menuju lokasi,” kata AKP Nanang.
Menurutnya, situasi di lokasi sempat cukup sulit dikendalikan lantaran banyaknya warga berkumpul. Namun polisi berhasil mengamankan terduga pelaku dari kerumunan massa.
“Memang cukup berat karena massa sangat banyak. Alhamdulillah kami dan anggota berhasil mengevakuasi terduga pelaku. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani perawatan di rumah sakit terdekat,” ujarnya.
Nanang menambahkan, kondisi terduga pelaku saat ini sudah sadar meski berada di RSUD Grati Pasuruan, untuk mendapatkan perawatan medis.
“Alhamdulillah sekarang sudah sadar. Untuk meminta keterangan secara lengkap, kemungkinan akan kami lakukan setelah kondisinya lebih baik,” tambahnya.
Selain menciduk terduga pelaku, polisi juga menyita sepeda motor milik korban, sepeda motor yang digunakan terduga pelaku, serta sejumlah dokumen kendaraan sebagai barang bukti. (*)












